Iran Akui Melakukan Kesalahan Menembaki Kapal Tanker di Selat Hormuz

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:03 WIB
loading...
A A A
"Mereka kembali ke meja perundingan dan berkata, 'Kami telah melakukan kesalahan. Kami telah membuat kesalahan. Mari kita terus berbicara,'" kata seorang pejabat, dilansir CBS.

Setelah pertemuan hari Sabtu di Oman, pemerintah AS memperkirakan posisi Iran adalah bahwa selat tersebut akan tetap terbuka dan dikelola dengan cara yang sama seperti sebelum konflik dimulai.

Jika bukan itu posisi mereka, kata pejabat itu, "itu tidak akan menjadi hari yang baik bagi mereka."

"Kita benar-benar berada dalam momen menunggu dan melihat," kata pejabat lain.

Pihak Iran telah memberi tahu AS bahwa serangan terhadap kapal-kapal tersebut diprakarsai oleh entitas yang menyimpang dalam sistem mereka yang ingin merusak kesepakatan tersebut.

Namun, pemerintahan Trump tetap berpendapat bahwa kapal-kapal tersebut menjadi sasaran karena alasan lain. AS percaya bahwa jalur selatan di Selat Hormuz, yang berada di sepanjang pantai Oman, akan dibuka berdasarkan memorandum tersebut. Namun, Iran terkejut dengan kecepatan lalu lintas yang bergerak—dan seberapa banyak lalu lintas minyak dan gas yang melewati jalur selatan—dan itulah mengapa mereka mengingkari kesepakatan, kata salah satu pejabat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
AS dan Iran Akan Kembali...
AS dan Iran Akan Kembali ke Meja Perundingan, tapi Trump punya 1 Syarat, Apa Itu?
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
Iran Tegaskan Siap untuk...
Iran Tegaskan Siap untuk Pertahanan Skala Penuh, Trump Sebut Gencatan Senjata Berakhir
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
Sugiono Bertemu Menlu...
Sugiono Bertemu Menlu Iran saat Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Keseleo Lidah, Trump...
Keseleo Lidah, Trump Sebut Kapal Induk AS Diserang Rudal "Republik Islam Jepang"
Spanyol Selidiki Kepala...
Spanyol Selidiki Kepala Staf Militer Israel terkait Penangkapan Aktivis Global Flotilla
Rekomendasi
Jelang Muktamar ke-35...
Jelang Muktamar ke-35 NU, Nama KH Zulfa Mustofa Masuk Bursa Calon Ketum PBNU
Heboh Email AFA Diretas...
Heboh Email AFA Diretas Sebut Argentina Diuntungkan Wasit
Perdagangan Karbon Dimulai,...
Perdagangan Karbon Dimulai, Menhut Dinilai Memiliki Peran Strategis
Berita Terkini
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Iran Akui Melakukan...
Iran Akui Melakukan Kesalahan Menembaki Kapal Tanker di Selat Hormuz
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Bagaimana Rencana Baru...
Bagaimana Rencana Baru Iran Bunuh Trump Terungkap?
AS dan Iran Akan Kembali...
AS dan Iran Akan Kembali ke Meja Perundingan, tapi Trump punya 1 Syarat, Apa Itu?
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved