Mahathir Mohamad Genap 101 Tahun, Dokter yang Sulap Wajah Malaysia Modern

Jum'at, 10 Juli 2026 - 13:44 WIB
loading...
Mahathir Mohamad Genap...
Mantan PM Malaysia, Tun Dr Mahathir Mohamad ulang tahun ke-101 pada Jumat (10/7/2026). Foto/Astro Awani
A A A
JAKARTA - Usia 101 tahun bukan sekadar angka bagi mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Tun Dr Mahathir Mohamad. Di usia yang telah melewati satu abad, politisi dan negarawan kelahiran Alor Setar, Kedah, pada 10 Juli 1925 itu masih membaca, menulis, berpidato, bahkan tetap mengikuti perkembangan politik negaranya.

Bagi rakyat Malaysia, Mahathir bukan hanya mantan perdana menteri. Dia adalah tokoh yang membentuk wajah Malaysia modern.

Baca Juga: Mahathir Mohamad: Kekacauan 2025 Berlanjut di 2026, Donald Trump Biang Keroknya

Ucapan selamat ulang tahun pun datang dari berbagai kalangan, termasuk PM Malaysia Anwar Ibrahim. Momen ini menjadi pengingat bahwa terlepas dari segala kontroversi politik yang menyertainya, jejak Mahathir dalam sejarah Malaysia hampir mustahil dihapuskan.

Sulit menemukan pemimpin di Asia Tenggara yang memiliki pengaruh sepanjang dan sedalam Mahathir. Dia memimpin Malaysia selama dua periode berbeda, yakni 1981–2003 dan kembali menjabat pada 2018–2020. Total sekitar 24 tahun kepemimpinannya menjadikannya perdana menteri terlama dalam sejarah negeri jiran tersebut.

Pada momen spesial ini, Mahathir meluncurkan kembali situs web resmi "Chedet". Situs thechedet.com diluncurkan kembali dengan desain yang diperbarui dan konten yang lebih modern.

Situs web yang diperbarui ini berfungsi sebagai platform untuk artikel, pidato, pernyataan media, video, buku, dan foto Mahathir, sekaligus memungkinkan masyarakat untuk memberikan ucapan selamat ulang tahun.

Di antara para pemberi ucapan selamat adalah Saraswathi dari Kuala Lumpur, yang menulis: “Selamat Ulang Tahun Tun. Selamat Ulang Tahun ke-101 Tun! Hari ini, kita merayakan bukan hanya tonggak sejarah yang luar biasa tetapi juga kehidupan yang luar biasa yang didedikasikan untuk pelayanan, kepemimpinan, dan mengejar masa depan yang lebih baik.”

Grace Aisyah, juga dari Kuala Lumpur, mengucapkan terima kasih kepada Mahathir atas “pengabdian seumur hidup dan komitmen yang teguh kepada Malaysia”.

Noor Sa’adah Sha’ari dari Ampang mendoakan agar Mahathir selalu sehat dan mengatakan bahwa kontribusinya kepada bangsa akan selalu dikenang.

Kisah Mahathir Ubah Wajah Malaysia Modern



Kisah Mahathir tidak dimulai dari gedung pemerintahan. Dia memulai hidup sebagai anak seorang guru di Alor Setar. Setelah menempuh pendidikan kedokteran di King Edward VII College of Medicine di Singapura, Mahathir memilih membuka praktik sebagai dokter. Bertahun-tahun dia melayani masyarakat biasa sebelum akhirnya terjun ke dunia politik.

Pengalaman menjadi dokter membentuk cara pandangnya. Dia melihat langsung bagaimana kemiskinan, pendidikan, dan kesehatan saling berkaitan. Dari ruang praktik sederhana itulah lahir keyakinannya bahwa negara harus dibangun melalui disiplin, industrialisasi, dan pendidikan.

Ketika menjadi Perdana Menteri pada 1981, Malaysia masih bergantung pada komoditas seperti karet dan timah. Mahathir bermimpi lebih besar. Dia ingin Malaysia menjadi negara industri yang mampu bersaing dengan Jepang dan Korea Selatan.

Mimpi itu diwujudkan melalui berbagai proyek besar. Jalan tol Utara-Selatan menghubungkan Semenanjung Malaysia dari utara ke selatan. Menara Kembar Petronas menjelma ikon baru Kuala Lumpur sekaligus simbol kepercayaan diri Malaysia. Bandar udara internasional baru dibangun di Sepang. Koridor Multimedia Super Corridor (MSC) diluncurkan untuk menarik investasi teknologi tinggi.

Dia juga mendorong lahirnya Proton, mobil nasional Malaysia, sebagai simbol kemampuan industri dalam negeri. Walaupun Proton menghadapi berbagai tantangan dalam persaingan global, keberadaannya menjadi tonggak penting pembangunan sektor manufaktur Malaysia.

Di bawah kepemimpinannya pula, Malaysia mengalami pertumbuhan ekonomi yang mengesankan selama dekade 1980-an hingga pertengahan 1990-an. Negara itu berubah dari ekonomi berbasis pertanian menjadi pusat manufaktur elektronik, semikonduktor, dan investasi asing di Asia Tenggara.

Salah satu ujian terbesar Mahathir datang ketika Krisis Finansial Asia 1997 menghantam kawasan. Saat banyak negara mengikuti resep Dana Moneter Internasional (IMF), Mahathir memilih jalan berbeda.

Dia memberlakukan kontrol modal, mematok nilai tukar ringgit terhadap dolar Amerika Serikat (AS), dan membatasi arus modal spekulatif. Langkah tersebut menuai kritik keras pada awalnya. Namun dalam beberapa tahun berikutnya, ekonomi Malaysia mampu pulih tanpa paket penyelamatan IMF. Hingga kini, kebijakan itu masih menjadi bahan studi dalam ekonomi internasional sebagai salah satu pendekatan alternatif menghadapi krisis keuangan.

Di luar ekonomi, Mahathir dikenal sebagai pemimpin yang lantang menyuarakan kepentingan negara-negara berkembang.

Dia sering mengkritik dominasi negara-negara Barat dalam sistem ekonomi global, menyerukan kerja sama yang lebih erat di antara negara-negara Asia, serta menggagas kebijakan "Look East Policy" yang mendorong Malaysia belajar etos kerja, teknologi, dan manajemen dari Jepang serta Korea Selatan.

Bagi banyak warga Malaysia, Mahathir adalah simbol keberanian mengatakan apa yang diyakininya, bahkan ketika pandangannya berbeda dengan arus utama dunia. Namun warisannya tidak sepenuhnya bebas dari kritik.

Pemerintahannya sering dituduh membatasi kebebasan pers, menggunakan undang-undang keamanan terhadap lawan politik, serta memperkuat dominasi eksekutif atas berbagai lembaga negara. Hubungannya dengan Anwar Ibrahim yang berujung pada pemecatan dan penahanan sang wakil perdana menteri pada 1998 menjadi salah satu episode paling kontroversial dalam sejarah politik Malaysia.

Ironisnya, dua dekade kemudian keduanya kembali bersekutu untuk mengalahkan pemerintahan Barisan Nasional pada Pemilu 2018, sebuah peristiwa yang mengakhiri lebih dari enam dekade dominasi koalisi tersebut.

Kini, ketika usianya mencapai 101 tahun, Mahathir tetap menjadi sosok yang tidak bisa dipisahkan dari perjalanan Malaysia. Pendukungnya mengenangnya sebagai "Bapak Malaysia Modern" yang membawa negaranya memasuki era industrialisasi. Para pengkritiknya mengingatkan bahwa pembangunan ekonomi juga meninggalkan persoalan demokrasi dan kebebasan sipil. Namun satu hal sulit dibantah.

Sedikit sekali pemimpin yang mampu membentuk arah sebuah negara selama puluhan tahun seperti yang dilakukan Mahathir Mohamad. Dari seorang dokter sederhana di Alor Setar menjadi negarawan yang disegani dunia, kisah hidupnya adalah cerita tentang ambisi, kerja keras, keberanian mengambil keputusan, sekaligus kompleksitas seorang manusia yang memilih mengabdikan hampir seluruh hidupnya untuk politik.

Di usia 101 tahun, Mahathir mungkin tak lagi memegang tampuk kekuasaan. Namun warisan yang dia tinggalkan masih berdiri tegak di jalan-jalan raya, gedung-gedung pencakar langit, kawasan industri, hingga kepercayaan diri sebuah bangsa yang pernah dia yakinkan bahwa Malaysia mampu berdiri sejajar dengan negara-negara maju.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Rayakan Hari Jadi, Ancol...
Rayakan Hari Jadi, Ancol Gratiskan Tiket Masuk pada 10 Juli Besok
BNPB: Kebakaran Hutan...
BNPB: Kebakaran Hutan di Banjarbaru Meluas hingga 3,7 Hektare, Tak Ada Korban
Usia Tembus Seabad,...
Usia Tembus Seabad, Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad Ulang Tahun Ke-101
Rekomendasi
Rahasia Keluarga yang...
Rahasia Keluarga yang Bikin Baper, Ini Serunya microdrama My Sister's Secret di V+Short
Buka Peluang Cuan Baru,...
Buka Peluang Cuan Baru, POJ dan TOP Kolaborasi Tambah Armada Ride-Hailing
Kemendikdasmen Buka...
Kemendikdasmen Buka Akses Pelatihan AI dan Coding untuk Guru melalui Ruang GTK
Berita Terkini
Juru Bicara Hamas Lolos...
Juru Bicara Hamas Lolos dari Serangan Israel, Warga Sipil Tewas Dirudal Zionis di Kota Gaza
Abbas Tetapkan 28 November...
Abbas Tetapkan 28 November untuk Pemilu Legislatif Palestina Pertama dalam Lebih dari 20 Tahun
Erdogan Beri Hadiah...
Erdogan Beri Hadiah Pistol dengan Peluru Aktif kepada Para Pemimpin NATO, Ini Maksudnya
Setelah Turki, Giliran...
Setelah Turki, Giliran Mesir Tolak Masuk Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Mahathir Mohamad Genap...
Mahathir Mohamad Genap 101 Tahun, Dokter yang Sulap Wajah Malaysia Modern
Mojtaba Akan Pimpin...
Mojtaba Akan Pimpin Doa untuk Ayatollah Ali Khamenei, Bakal Muncul untuk Pertama Kalinya?
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved