Lagi, Wakil Menteri Sembunyikan Uang Korupsi Rp193 Miliar di Dalam Drainase Air Hujan
Jum'at, 10 Juli 2026 - 08:30 WIB
loading...
A
A
A
Menurut pihak kehakiman, aset yang disita dari al-Jumaili sejauh ini dalam kasus tersebut berjumlah 127 miliar dinar Irak, USD24 juta, serta properti, kendaraan, dan emas.
Skandal korupsi ini semakin meluas pada hari Rabu ketika pasukan keamanan Irak menangkap Hussein Talib, Direktur Jenderal Perusahaan Distribusi Produk Minyak milik negara, hanya beberapa jam sebelum dia dijadwalkan untuk dilantik sebagai anggota Parlemen.
Talib telah dinominasikan untuk menggantikan anggota Parlemen yang akan keluar dari State Forces Alliance (Aliansi Pasukan Negara), yang dipimpin oleh Ammar al-Hakim, tetapi ditahan di Baghdad dan dipindahkan untuk diinterogasi oleh otoritas anti-korupsi sebelum dia dapat mengucapkan sumpah Parlemen.
Talib adalah salah satu dari lebih dari 60 orang yang sekarang ditahan sehubungan dengan penyelidikan kasus korupsi tersebut, menurut sumber-sumber Irak. Mereka yang ditahan dilaporkan termasuk lebih dari selusin anggota Parlemen, pejabat Kementerian Perminyakan, dan mantan penasihat pemerintah.
Al-Jumaili diduga telah mengidentifikasi pejabat lain yang terlibat dalam korupsi setelah penangkapannya bulan lalu, dengan para penyelidik sekarang mengejar apa yang digambarkan oleh otoritas Irak sebagai salah satu kasus korupsi terbesar baru-baru ini di negara itu.
Skandal korupsi ini semakin meluas pada hari Rabu ketika pasukan keamanan Irak menangkap Hussein Talib, Direktur Jenderal Perusahaan Distribusi Produk Minyak milik negara, hanya beberapa jam sebelum dia dijadwalkan untuk dilantik sebagai anggota Parlemen.
Talib telah dinominasikan untuk menggantikan anggota Parlemen yang akan keluar dari State Forces Alliance (Aliansi Pasukan Negara), yang dipimpin oleh Ammar al-Hakim, tetapi ditahan di Baghdad dan dipindahkan untuk diinterogasi oleh otoritas anti-korupsi sebelum dia dapat mengucapkan sumpah Parlemen.
Talib adalah salah satu dari lebih dari 60 orang yang sekarang ditahan sehubungan dengan penyelidikan kasus korupsi tersebut, menurut sumber-sumber Irak. Mereka yang ditahan dilaporkan termasuk lebih dari selusin anggota Parlemen, pejabat Kementerian Perminyakan, dan mantan penasihat pemerintah.
Al-Jumaili diduga telah mengidentifikasi pejabat lain yang terlibat dalam korupsi setelah penangkapannya bulan lalu, dengan para penyelidik sekarang mengejar apa yang digambarkan oleh otoritas Irak sebagai salah satu kasus korupsi terbesar baru-baru ini di negara itu.
Lihat Juga :