Peti Jenazah Khamenei Mendarat di Kota Mashhad Menjelang Pemakamannya
Kamis, 09 Juli 2026 - 16:26 WIB
loading...
A
A
A
Analis militer dan pertahanan Alex Alfirraz Scheers mengatakan Iran siap kembali ke konflik skala besar dengan AS jika itu berarti mempertahankan kendali atas Selat Hormuz.
Bagi Iran, jalur tersebut merupakan "rampasan" perang dan sumber pengaruh terbesar dalam negosiasi ke depan dengan Amerika Serikat, katanya.
“Namun, AS juga berada di bawah tekanan dari negara-negara GCC untuk memastikan Selat Hormuz tidak menjadi wilayah maritim Iran," ujar Alfirraz Scheers kepada Al Jazeera.
"MoU mungkin belum mati, tetapi jelas sedang dalam kondisi kritis," tambahnya. "Yang kita butuhkan adalah kedua belah pihak menyadari babak eskalasi baru tidak akan menguntungkan siapa pun."
Baca juga: Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Bagi Iran, jalur tersebut merupakan "rampasan" perang dan sumber pengaruh terbesar dalam negosiasi ke depan dengan Amerika Serikat, katanya.
“Namun, AS juga berada di bawah tekanan dari negara-negara GCC untuk memastikan Selat Hormuz tidak menjadi wilayah maritim Iran," ujar Alfirraz Scheers kepada Al Jazeera.
"MoU mungkin belum mati, tetapi jelas sedang dalam kondisi kritis," tambahnya. "Yang kita butuhkan adalah kedua belah pihak menyadari babak eskalasi baru tidak akan menguntungkan siapa pun."
Baca juga: Trump Tolak Seruan Netanyahu agar AS Tak Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
(sya)
Lihat Juga :