Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir

Kamis, 09 Juli 2026 - 10:12 WIB
loading...
A A A
Meski harga produk diperkirakan naik untuk menutupi biaya penyimpanan dan kepabeanan, persaingan di pasar e-commerce Eropa diperkirakan tetap tinggi.

Praktik Penghindaran Bea Masuk


Platform besar seperti Amazon telah menerapkan mekanisme pra-perhitungan biaya sehingga konsumen dapat mengetahui total harga sejak tahap pembayaran.

Sebaliknya, pembelian melalui penjual individu atau pelaku usaha kecil di platform seperti eBay yang mengirim langsung dari luar Uni Eropa diperkirakan akan lebih terdampak oleh aturan baru tersebut.

Uni Eropa juga memperketat pengawasan terhadap praktik penghindaran bea masuk melalui pengiriman terpisah atau jalur distribusi tidak langsung.

Melalui pelacakan elektronik dan penggunaan PID, otoritas kini memiliki kemampuan lebih besar untuk menelusuri perjalanan setiap paket dari titik asal hingga ke tangan konsumen.

AADE mengingatkan bahwa apabila penerima menolak paket karena biaya tambahan yang tidak terduga, pengembalian barang tidak selalu menjamin pengembalian dana secara penuh karena biaya penyimpanan, penanganan, dan kepabeanan dapat tetap dibebankan sesuai kontrak perusahaan pengiriman.

Otoritas juga menegaskan bahwa selain biaya tetap €3 per deklarasi, pungutan lain yang mungkin muncul bukan merupakan bea resmi pemerintah, melainkan biaya tambahan yang ditetapkan oleh perusahaan logistik atau penyedia jasa pengiriman.

Dengan berakhirnya era pembebasan bea untuk paket murah, konsumen di Eropa kini dituntut lebih cermat menghitung biaya akhir sebelum melakukan pembelian dari luar kawasan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Imbas AS Serang Iran:...
Imbas AS Serang Iran: Qatar, Bahrain, dan Kuwait Panik
Trump Sebut Iran Sampah,...
Trump Sebut Iran Sampah, Ini Respons Teheran
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dikuburkan Hari Ini di Tengah Serangan AS terhadap Iran
AS Diperkirakan Akan...
AS Diperkirakan Akan Pasok 6 Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Trump Ketar-ketir Nyawanya...
Trump Ketar-ketir Nyawanya Terancam, Sebut Iran Berencana Membunuhnya
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
Jenazah Khamenei Disemayamkan...
Jenazah Khamenei Disemayamkan di Teheran, Prosesi Pemakaman Digelar Sepekan
Trump Ancam Serang Lagi,...
Trump Ancam Serang Lagi, Iran Akan Tutup Total Selat Hormuz
Rekomendasi
FBI Bidik AFA di Tengah...
FBI Bidik AFA di Tengah Mimpi Argentina di Piala Dunia
Polri Usut 3 Kasus Besar...
Polri Usut 3 Kasus Besar Korupsi, Pakar: Siapa pun yang Menghalangi Harus Ditindak
Penampakan Koper Berisi...
Penampakan Koper Berisi Emas Disita Polisi usai Geledah Rumah di Bogor
Berita Terkini
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Imbas AS Serang Iran:...
Imbas AS Serang Iran: Qatar, Bahrain, dan Kuwait Panik
Trump Sebut Iran Sampah,...
Trump Sebut Iran Sampah, Ini Respons Teheran
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dikuburkan Hari Ini di Tengah Serangan AS terhadap Iran
Infografis
Uni Eropa Ketir-ketir,...
Uni Eropa Ketir-ketir, Rusia Mulai Sebar Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved