Setelah Bikin Marah Kim Jong-un, Korut Sukes Tembakkan Rudal dari Kapal Perang 5.000 Ton
Senin, 06 Juli 2026 - 07:44 WIB
loading...
A
A
A
Foto lain menunjukkan kapal perang Kang Kon menembakkan rudal ke laut, dengan kepulan asap yang membubung dari peluncuran tersebut.
"Sambil mengulangi perlunya memperkuat pencegahan perang negara, Kim juga berjanji untuk menunjukkan tekad Korea Utara untuk memiliki kekuasaan absolut," imbuh laporan KCNA.
Kang Kon mengalami kemunduran pada Mei tahun lalu ketika sebagian badan kapal terbalik setelah jatuh ke air saat peluncurannya. Insiden memalukan ini terjadi di depan mata Kim Jong-un.
Kim Jong-un menyalahkan insiden itu pada "kelalaian absolut" dan "ketidakbertanggungjawaban", yang kemudian memerintahkan agar mereka yang bertanggung jawab dimintai pertanggungjawaban.
Para analis mengatakan instruksi Kim Jong-un untuk mengoperasikan kapal tersebut dalam waktu dua bulan dapat dikaitkan dengan peringatan politik penting.
"Mengingat kalender politik Korea Utara, skenario yang paling mungkin adalah kapal tersebut akan dioperasikan bertepatan dengan peringatan ke-78 berdirinya negara itu pada tanggal 9 September," kata Hong Min dari Korea Institute for National Unification di Seoul kepada AFP, Senin (6/7/2026).
"Sambil mengulangi perlunya memperkuat pencegahan perang negara, Kim juga berjanji untuk menunjukkan tekad Korea Utara untuk memiliki kekuasaan absolut," imbuh laporan KCNA.
Kang Kon mengalami kemunduran pada Mei tahun lalu ketika sebagian badan kapal terbalik setelah jatuh ke air saat peluncurannya. Insiden memalukan ini terjadi di depan mata Kim Jong-un.
Kim Jong-un menyalahkan insiden itu pada "kelalaian absolut" dan "ketidakbertanggungjawaban", yang kemudian memerintahkan agar mereka yang bertanggung jawab dimintai pertanggungjawaban.
Ambisi Angkatan Laut Korut
Para analis mengatakan instruksi Kim Jong-un untuk mengoperasikan kapal tersebut dalam waktu dua bulan dapat dikaitkan dengan peringatan politik penting.
"Mengingat kalender politik Korea Utara, skenario yang paling mungkin adalah kapal tersebut akan dioperasikan bertepatan dengan peringatan ke-78 berdirinya negara itu pada tanggal 9 September," kata Hong Min dari Korea Institute for National Unification di Seoul kepada AFP, Senin (6/7/2026).
Lihat Juga :