Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom

Kamis, 02 Juli 2026 - 20:41 WIB
loading...
Iran Tegaskan Inspektur...
Ketua Parlemen dan negosiator utama Iran, Mohammad Bagher Qalibaf. Foto/anadolu
A A A
TEHERAN - Ketua Parlemen dan negosiator utama Iran, Mohammad Bagher Qalibaf, mengatakan pada hari Rabu (1/7/2026) bahwa inspektur dari Badan Energi Atom Internasional (IAEA) “tidak akan diberikan akses apa pun” ke lokasi-lokasi yang dibom. Pernyataan itu muncul seiring negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran.

“Parlemen sendiri telah mengesahkan undang-undang tersebut, dan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi juga telah mengadopsi resolusi yang sesuai,” ungkap Qalibaf dalam pernyataan yang disiarkan televisi dan diunggah di saluran Telegram-nya.

“Berdasarkan undang-undang ini, akses apa pun tidak akan diberikan ke lokasi yang telah dibom dan rusak,” tambahnya.

Ketua Parlemen menekankan Teheran “tidak akan memberikan akses apa pun” di luar apa yang telah diizinkan oleh Dewan Keamanan Nasional Tertinggi negara itu.

“Inspektur IAEA hanya berhak atas Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bushehr dan Reaktor Penelitian Teheran,” tambahnya.

Komentar-komentar tersebut muncul setelah nota kesepahaman antara Washington dan Teheran, yang dimediasi oleh Pakistan, mulai berlaku pada 18 Juni setelah ditandatangani secara elektronik oleh Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Presiden AS Donald Trump.

Perjanjian tersebut menyediakan kerangka kerja untuk mengakhiri perang yang dimulai pada akhir Februari dan mengatasi masalah-masalah yang belum terselesaikan antara Washington dan Teheran melalui negosiasi, termasuk penghentian permusuhan di semua front, termasuk Lebanon, pencabutan sanksi, masalah nuklir, pembukaan kembali sepenuhnya Selat Hormuz, dan pengaturan keamanan regional yang lebih luas.

Baca juga: Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Meningkat Menjadi 1.943 Orang, 10.571 Terluka
Tragedi Maut! 8 Biksu...
Tragedi Maut! 8 Biksu Tewas Ditabrak Truk yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun
Rekomendasi
RCTI Rilis Sinetron...
RCTI Rilis Sinetron 'Terlanjur Mencintaimu', Chicco Jerikho dan Marsha Aruan Siap Bikin Baper
Comeback Lewat Film...
Comeback Lewat Film Seni Merayu Tuhan, Onad Ungkap Kekagumannya pada Habib Jafar
PLN EPI Dorong Bioenergi...
PLN EPI Dorong Bioenergi Jadi Motor Diversifikasi Energi Nasional
Berita Terkini
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Infografis
4 Sinyal Iran Akan Segera...
4 Sinyal Iran Akan Segera Melakukan Serangan ke Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved