Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?

Selasa, 30 Juni 2026 - 04:40 WIB
loading...
A A A
"Jepang telah memperburuk situasi (keamanan) di kawasan tersebut dengan memperdalam hubungan militernya dengan AS."

2. Terus Menerus Menggelar Latihan Perang dengan AS

Editorial tersebut mengutip latihan perang militer gabungan AS-Jepang lainnya yang diberi kode nama Iron Fist, yang telah diadakan pada bulan Februari, sebagai langkah serupa yang bertujuan untuk memiliterisasi kawasan tersebut.

Disebutkan bahwa uji tembak rudal jarak jauh dalam kapasitas "preemptif" untuk melancarkan serangan terhadap negara-negara tetangga selama partisipasi pertama Jepang dalam latihan militer multinasional yang dipimpin AS di kawasan Asia-Pasifik pada bulan April dan Mei merupakan bukti adanya rencana untuk memiliterisasi kawasan tersebut.

Editorial KCNA menyuarakan kekhawatiran tentang para pendukung perang di Tokyo yang memanfaatkan situasi global yang "membingungkan" saat ini untuk "membenarkan transformasinya menjadi negara perang".

Editorial tersebut memperingatkan Jepang terhadap langkah tersebut, mengingatkannya tentang "akhir tragis" bagi negara-negara yang secara "sembrono" mengejar militerisasi.

3. Berlatih Menenggelamkan Kapal Musuh

Selama latihan gabungan Jepang-AS Resolute Dragon selama 10 hari, tentara Jepang dan Marinir AS melakukan latihan tembak langsung selama latihan perang pulau.

Dengan mengintegrasikan tembakan mereka, Jepang dan Amerika berlatih operasi pangkalan maju ekspedisi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Liburan Terima Beres...
Liburan Terima Beres ke Jepang: Jelajah Fukuoka dan Oita yang Unik
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.450 Orang Tewas, 774 Gedung Ambruk
Rekomendasi
PKS Targetkan 2 Kali...
PKS Targetkan 2 Kali Lipat Legislator Muda di Senayan pada 2029
Gol Jonathan Tah Dibatalkan,...
Gol Jonathan Tah Dibatalkan, VAR Rampas Mimpi Jerman?
Suasana Jelang Putusan...
Suasana Jelang Putusan Nadiem, Polisi Berjaga, Papan Dukungan, hingga Mitra Gojek Padati PN Tipikor
Berita Terkini
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Infografis
Kaleidoskop 2025: 13...
Kaleidoskop 2025: 13 Negara yang Terlibat Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved