Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
Senin, 29 Juni 2026 - 16:20 WIB
loading...
A
A
A
Sebagai bagian dari MoU tersebut, Iran setuju untuk menggunakan "upaya terbaiknya untuk memastikan jalur aman bagi kapal-kapal komersial tanpa biaya selama 60 hari".
Namun gencatan senjata yang disepakati kurang dari dua minggu lalu telah terancam dalam beberapa hari terakhir karena serangan baru dari kedua belah pihak.
Serangan kembali terjadi pada hari Kamis setelah sebuah proyektil Iran menghantam kapal kargo di Selat Hormuz.
Selama akhir pekan, AS membalas dengan serangkaian serangan terhadap Iran, menghantam beberapa target dalam apa yang disebut Komando Pusat AS (Centcom) sebagai tanggapan langsung terhadap "agresi berkelanjutan" terhadap pelayaran komersial.
Pada hari Sabtu, Iran membalas dengan serangan terhadap pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain. AS mengatakan tidak satu pun dari serangan ini mencapai targetnya, dan tidak ada korban jiwa atau kerusakan.
Selat Hormuz adalah jalur air utama untuk pengiriman minyak dan gas, dan secara efektif ditutup oleh Teheran setelah AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada akhir Februari.
Namun gencatan senjata yang disepakati kurang dari dua minggu lalu telah terancam dalam beberapa hari terakhir karena serangan baru dari kedua belah pihak.
Serangan kembali terjadi pada hari Kamis setelah sebuah proyektil Iran menghantam kapal kargo di Selat Hormuz.
Selama akhir pekan, AS membalas dengan serangkaian serangan terhadap Iran, menghantam beberapa target dalam apa yang disebut Komando Pusat AS (Centcom) sebagai tanggapan langsung terhadap "agresi berkelanjutan" terhadap pelayaran komersial.
Pada hari Sabtu, Iran membalas dengan serangan terhadap pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain. AS mengatakan tidak satu pun dari serangan ini mencapai targetnya, dan tidak ada korban jiwa atau kerusakan.
Selat Hormuz adalah jalur air utama untuk pengiriman minyak dan gas, dan secara efektif ditutup oleh Teheran setelah AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada akhir Februari.
Lihat Juga :