Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan

Minggu, 28 Juni 2026 - 18:30 WIB
loading...
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang panas terjang Prancis. Foto/X/@francesafetytra
A A A
PARIS - Rumah sakit dan rumah duka kewalahan di tengah gelombang panas ekstrem di Paris , di mana setidaknya 109 kematian terkait panas tercatat pada hari Jumat saja. itu dilaporkan Franceinfo, mengutip layanan medis darurat.

Suhu naik di atas 40C di Prancis minggu ini, memicu peringatan panas tertinggi di beberapa bagian negara. Layanan medis yang mencakup Paris dan departemen sekitarnya mencatat sekitar 3.400 panggilan selama seminggu terakhir, peningkatan 80% dari tingkat normal, sementara kunjungan ruang gawat darurat meningkat 36%, menurut rumah sakit umum Paris. Franceinfo melaporkan bahwa paramedis menanggapi setidaknya 30 kasus henti jantung, termasuk satu kasus yang melibatkan pasien yang menderita hipertermia dengan suhu tubuh mencapai 43,7 derajat Celcius.



Catherine Legall, kepala departemen gawat darurat di Rumah Sakit Argenteuil di wilayah Paris Raya, mengatakan kepada Le Monde bahwa rumah sakitnya telah mengalami "peningkatan yang sangat tiba-tiba" dalam jumlah kematian setelah seminggu suhu ekstrem, mencatat enam kematian dalam satu malam.

Gautier Caton, juru bicara Federasi Nasional Layanan Pemakaman (FNF), mengatakan kepada CNews bahwa rumah duka di Paris sudah penuh atau hampir penuh. Ia menambahkan bahwa mereka terpaksa menawarkan kepada keluarga pilihan untuk memindahkan jenazah orang yang mereka cintai ke wilayah lain.

Menurut RTL, penyedia layanan pemakaman di kota-kota lain, termasuk Orleans dan Nantes, juga mengalami peningkatan.

Meskipun jumlah korban jiwa akhir diperkirakan baru akan dirilis pada akhir tahun, Menteri Kesehatan Prancis Stephanie Rist memperingatkan pada hari Jumat bahwa gelombang panas kemungkinan akan menyebabkan peningkatan angka kematian, dengan mencatat bahwa intervensi medis darurat telah meningkat sebesar 122% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025.

Menteri Dalam Negeri Laurent Nunez mengatakan 74 orang telah tenggelam di sungai, kolam, dan kolam renang di seluruh negeri sejak gelombang panas dimulai pada 18 Juni.

Suhu ekstrem telah menyebar ke seluruh Eropa, membawa rekor suhu tertinggi ke Denmark, Swiss, dan Republik Ceko, sementara Deutsche Bahn Jerman menyarankan untuk menghindari perjalanan kereta api yang tidak penting karena gangguan terkait panas pada jaringan kereta api negara tersebut.

Namun, Menteri Energi AS Chris Wright meremehkan situasi tersebut, dengan berargumen pada sebuah acara minggu ini bahwa "selalu lebih banyak orang meninggal di musim dingin daripada di musim panas, karena dingin adalah pembunuh yang jauh lebih besar daripada panas," menurut Politico.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
1.300 Orang Tewas Akibat...
1.300 Orang Tewas Akibat Gelombang Panas di Eropa
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Iran Desak AS Paksa...
Iran Desak AS Paksa Israel Tarik Pasukan dari Lebanon
Rekomendasi
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Putusan Kasus Chromebook Hari Ini
Indonesia-Singapura...
Indonesia-Singapura Teken MoU Jaga Lingkungan Hidup
B50: Strategi Diplomasi...
B50: Strategi Diplomasi Sawit Berkelanjutan
Berita Terkini
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Infografis
Profil Emmanuel Macron,...
Profil Emmanuel Macron, Presiden Prancis yang Takut pada Istrinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved