Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Minggu, 28 Juni 2026 - 12:25 WIB
loading...
A
A
A
“Mungkin akan tiba saatnya kita tidak lagi mampu bersikap rasional, dan akan terpaksa menyelesaikan secara militer pekerjaan yang telah kita mulai dengan sangat sukses. Jika itu terjadi, Republik Islam Iran tidak akan ada lagi!” lanjut Trump.
Militer Kuwait mengeklaim pagi ini bahwa sistem pertahanan udaranya telah mencegat serangan rudal dan drone musuh.
“Staf Umum Angkatan Bersenjata Kuwait mencatat bahwa setiap suara ledakan yang terdengar adalah hasil dari sistem pertahanan udara yang mencegat serangan musuh,” katanya dalam sebuah pernyataan di X, Minggu (28/6/2026), tanpa memberikan informasi lebih lanjut.
Sedangkan Kementerian Dalam Negeri Bahrain mengatakan bahwa sirene serangan udara telah diaktifkan, di tengah antisipasi respons Iran setelah AS melancarkan serangan terhadap target Iran di kota-kota pesisir.
“Sirene telah dibunyikan. Warga dan penduduk diimbau untuk tetap tenang dan menuju ke tempat aman terdekat,” kata kementerian tersebut di X, tanpa memberikan informasi lebih lanjut.
Militer Kuwait mengeklaim pagi ini bahwa sistem pertahanan udaranya telah mencegat serangan rudal dan drone musuh.
“Staf Umum Angkatan Bersenjata Kuwait mencatat bahwa setiap suara ledakan yang terdengar adalah hasil dari sistem pertahanan udara yang mencegat serangan musuh,” katanya dalam sebuah pernyataan di X, Minggu (28/6/2026), tanpa memberikan informasi lebih lanjut.
Sedangkan Kementerian Dalam Negeri Bahrain mengatakan bahwa sirene serangan udara telah diaktifkan, di tengah antisipasi respons Iran setelah AS melancarkan serangan terhadap target Iran di kota-kota pesisir.
“Sirene telah dibunyikan. Warga dan penduduk diimbau untuk tetap tenang dan menuju ke tempat aman terdekat,” kata kementerian tersebut di X, tanpa memberikan informasi lebih lanjut.
(mas)
Lihat Juga :