Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:29 WIB
loading...
A A A
Nota Kesepahaman yang ditandatangani pekan lalu oleh Teheran dan Washington untuk memperpanjang gencatan senjata mereka menetapkan kapal komersial dapat melintasi selat tersebut secara gratis selama 60 hari ke depan.

Dengan Iran dan AS yang sedang bernegosiasi untuk mengakhiri perang secara permanen, belum jelas pengaturan apa yang akan berlaku setelah periode tersebut.

Iran dan Oman mengumumkan pada hari Selasa bahwa mereka akan mempelajari "biaya" yang akan dikenakan untuk layanan yang terkait dengan pengelolaan selat tersebut.

Namun, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, yang mengunjungi negara-negara Teluk tetangga pekan ini, mengatakan Washington tidak akan menerima pungutan atau biaya apa pun.

Pada konferensi pers di Bahrain, Rubio mengatakan AS tidak akan menerima klaim negara mana pun atas selat tersebut.

“Kenyataannya adalah tidak ada negara di Bumi yang berhak memungut biaya untuk penggunaan jalur air internasional. Dan itu tidak akan pernah menjadi syarat yang dapat diterima dalam kesepakatan apa pun. Presiden telah sangat jelas tentang hal itu,” kata Rubio.

Menteri Luar Negeri Bahrain Abdullatif bin Rashid Al Zayani, yang memimpin pertemuan tersebut, menyambut baik pengumuman Oman tentang koridor untuk jalur aman kapal melalui selat tersebut.

Baca juga: Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Venezuela Luluh Lantak...
Venezuela Luluh Lantak Diguncang 2 Gempa Dahsyat, Ini Pemicunya?
Rekomendasi
Ekuador vs Jerman: Der...
Ekuador vs Jerman: Der Panzer Kejar Angka 12
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Arus Peti Kemas Bandar...
Arus Peti Kemas Bandar Lampung Sepanjang 2026 Alami Peningkatan Signifikan
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved