Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Rabu, 24 Juni 2026 - 07:15 WIB
loading...
A
A
A
Muscat dan Teheran juga sepakat mengadakan diskusi dengan negara-negara pesisir lainnya dan pihak-pihak terkait lainnya mengenai pengaturan di masa mendatang.
Kedua negara menekankan semua tindakan terkait Selat Hormuz “harus sepenuhnya menghormati kedaulatan dan hak kedaulatan.”
Mereka selanjutnya menegaskan kembali komitmen mereka menjaga Selat Hormuz sebagai jalur yang aman dan terbuka untuk navigasi internasional serta menggarisbawahi pentingnya kerja sama berkelanjutan untuk meningkatkan keselamatan maritim, kebebasan navigasi, dan stabilitas regional.
Berdasarkan klausul 5 dari kesepahaman tersebut, Iran akan mengadakan dialog dengan Oman mengenai pengelolaan Selat Hormuz di masa mendatang dan layanan maritim yang akan diberikan di sana, berkoordinasi dengan negara-negara pesisir Teluk lainnya dan sesuai dengan hukum internasional serta hak kedaulatan negara-negara yang berbatasan dengan jalur air strategis tersebut.
Iran juga berkomitmen melakukan upaya maksimal guna memastikan pelayaran kapal komersial yang aman dan bebas bea antara Teluk dan Teluk Oman selama 60 hari, dengan pelayaran komersial dilanjutkan segera.
Ketentuan tersebut menyatakan, karena kebutuhan untuk menghilangkan hambatan teknis dan militer, Iran akan melakukan operasi pembersihan ranjau dalam waktu 30 hari.
Kedua negara menekankan semua tindakan terkait Selat Hormuz “harus sepenuhnya menghormati kedaulatan dan hak kedaulatan.”
Mereka selanjutnya menegaskan kembali komitmen mereka menjaga Selat Hormuz sebagai jalur yang aman dan terbuka untuk navigasi internasional serta menggarisbawahi pentingnya kerja sama berkelanjutan untuk meningkatkan keselamatan maritim, kebebasan navigasi, dan stabilitas regional.
Berdasarkan klausul 5 dari kesepahaman tersebut, Iran akan mengadakan dialog dengan Oman mengenai pengelolaan Selat Hormuz di masa mendatang dan layanan maritim yang akan diberikan di sana, berkoordinasi dengan negara-negara pesisir Teluk lainnya dan sesuai dengan hukum internasional serta hak kedaulatan negara-negara yang berbatasan dengan jalur air strategis tersebut.
Iran juga berkomitmen melakukan upaya maksimal guna memastikan pelayaran kapal komersial yang aman dan bebas bea antara Teluk dan Teluk Oman selama 60 hari, dengan pelayaran komersial dilanjutkan segera.
Ketentuan tersebut menyatakan, karena kebutuhan untuk menghilangkan hambatan teknis dan militer, Iran akan melakukan operasi pembersihan ranjau dalam waktu 30 hari.
Lihat Juga :