China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Selasa, 23 Juni 2026 - 12:17 WIB
loading...
A
A
A
Pergerakan militer China di Pasifik barat telah membuat Jepang gelisah, memicu kekhawatiran tentang kemungkinan pertemuan dekat yang memicu kecelakaan yang pecah menjadi konflik yang lebih luas.
Pada bulan Desember, jet tempur dari kapal induk Liaoning dua kali mengunci radar mereka pada pesawat Angkatan Udara Bela Diri di atas perairan internasional di tenggara Prefektur Okinawa.
Musim panas lalu, China juga mengirimkan Liaoning dan kapal induk lainnya jauh ke Pasifik barat dan mengirimkan pesawat tempurnya di dekat pesawat Jepang beberapa kali—langkah-langkah yang menurut Tokyo berisiko menyebabkan tabrakan.
Selama latihan tempur China baru-baru ini, kelompok kapal induk Liaoning melakukan operasi di Laut China Selatan, Pasifik barat, dan wilayah udara dan laut lainnya, menurut CCTV, yang menambahkan, "Mereka telah terus-menerus bermanuver di berbagai area pelatihan, secara ketat membangun sistem peringatan dini dan pengintaian yang komprehensif, serta merencanakan dan menyelenggarakan berbagai latihan dengan cermat.”
Kelompok kapal induk tersebut juga melakukan latihan gabungan dengan kelompok kapal serbu amfibi di area yang tidak disebutkan di Pasifik barat, imbuh laporan CCTV, latihan pertama yang dikonfirmasi secara publik.
Pengiriman terbaru armada yang dipimpin Liaoning ini terjadi di tengah meningkatnya kritik dari China atas apa yang disebutnya sebagai “militerisme baru” Jepang. Tokyo—yang telah meningkatkan pengeluaran pertahanan dan kerja sama dengan mitra yang sepaham—dengan tegas menolak label ini, dan malah menyoroti peningkatan kekuatan militer China sendiri.
Pada bulan Desember, jet tempur dari kapal induk Liaoning dua kali mengunci radar mereka pada pesawat Angkatan Udara Bela Diri di atas perairan internasional di tenggara Prefektur Okinawa.
Musim panas lalu, China juga mengirimkan Liaoning dan kapal induk lainnya jauh ke Pasifik barat dan mengirimkan pesawat tempurnya di dekat pesawat Jepang beberapa kali—langkah-langkah yang menurut Tokyo berisiko menyebabkan tabrakan.
Selama latihan tempur China baru-baru ini, kelompok kapal induk Liaoning melakukan operasi di Laut China Selatan, Pasifik barat, dan wilayah udara dan laut lainnya, menurut CCTV, yang menambahkan, "Mereka telah terus-menerus bermanuver di berbagai area pelatihan, secara ketat membangun sistem peringatan dini dan pengintaian yang komprehensif, serta merencanakan dan menyelenggarakan berbagai latihan dengan cermat.”
Kelompok kapal induk tersebut juga melakukan latihan gabungan dengan kelompok kapal serbu amfibi di area yang tidak disebutkan di Pasifik barat, imbuh laporan CCTV, latihan pertama yang dikonfirmasi secara publik.
Pengiriman terbaru armada yang dipimpin Liaoning ini terjadi di tengah meningkatnya kritik dari China atas apa yang disebutnya sebagai “militerisme baru” Jepang. Tokyo—yang telah meningkatkan pengeluaran pertahanan dan kerja sama dengan mitra yang sepaham—dengan tegas menolak label ini, dan malah menyoroti peningkatan kekuatan militer China sendiri.
(mas)
Lihat Juga :