Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?

Selasa, 23 Juni 2026 - 07:11 WIB
loading...
A A A

Tak Sepeser Pun dari Pembayar Pajak AS


Para pendukung kebijakan garis keras AS mengecam pemerintahan Presiden Donald Trump karena memberikan terlalu banyak konsesi kepada Iran, dan menggambarkan dana USD300 miliar tersebut sebagai anugerah yang akan memperkuat pemerintahan teokratisnya.

Senator berpengaruh Lindsey Graham membandingkan langkah tersebut, jika dana tersebut berasal dari Barat, dengan memberikan Marshall Plan kepada Jerman "dengan Nazi masih berkuasa"—merujuk pada paket bantuan Amerika yang membantu membangun kembali Eropa setelah Perang Dunia II.

Vance mengatakan, "Iran tidak akan pernah mendapatkan sepeser pun dari pembayar pajak Amerika berdasarkan kesepakatan tersebut."

Para pakar dan komentator politik mengatakan negara-negara regional yang disebutkan dalam teks tersebut tidak lain adalah negara-negara tetangga Iran yang kaya di Teluk—yang menjadi sasaran ribuan drone dan rudal Iran selama perang.

Akankah Negara-negara Teluk yang Membayar?


Negara-negara Teluk, yang terpecah belah mengenai Iran setelah perang, belum mengonfirmasi bahwa mereka akan berinvestasi dalam skema untuk membangun kembali negara tetangga mereka yang kuat—yang telah meminta ganti rugi perang dari Amerika Serikat.

"Iran sangat membutuhkan dana tersebut, jadi harapannya adalah potensi investasi yang lebih besar dalam jangka panjang akan membantu de-eskalasi lebih lanjut," kata Jacobs.

"Tetapi pertanyaannya adalah apakah kepercayaan dapat dipulihkan untuk memungkinkan hal itu," ujarnya.

Ditanya tentang dana tersebut pekan lalu, Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan menolak untuk berkomentar tentang detailnya.

Namun dia mengatakan bahwa setelah serangan Iran di Teluk, "kita harus melakukan percakapan tentang bagaimana kita membangun kembali kepercayaan itu, bagaimana kita membangun kembali hubungan itu sebelum konsep kerja sama ekonomi, investasi bersama, atau hal semacam itu dapat dibahas secara rasional".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Selat Hormuz Ditutup...
Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Ancam Lenyapkan Iran
Rekomendasi
Penahanan Roy Suryo...
Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan Kejaksaan, Kapolri: Kewajiban Kami Telah Selesai
Qodari: Haji 2026 Lancar,...
Qodari: Haji 2026 Lancar, Masa Tunggu Dipangkas dan Layanan Ditingkatkan
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan 1.151 Km Jalan serta Hadiri Munas-Konbes NU
Berita Terkini
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved