Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak

Senin, 22 Juni 2026 - 15:33 WIB
loading...
A A A
“Kita semua tahu bahwa Amerika tidak dapat dipercaya,” kata Gerami Moghaddam kepada Kantor Berita Mahasiswa Iran (ISNA).

“Kita semua tahu bahwa selama negosiasi sebelumnya, mereka secara tidak jujur dan dengan metode yang tidak demokratis, dan bahkan dengan kedok negosiasi, merugikan Iran kita. Semua orang menyadari masalah ini, tetapi rezim telah memutuskan untuk mencapai kesepahaman pada suatu titik,” katanya.

Gerami Moghaddam mengatakan “tidak ada perjanjian yang ditandatangani tanpa kehendak kepemimpinan,” menambahkan bahwa faksi-faksi yang berusaha mengeksploitasi sentimen publik “memberi makan kincir musuh”.

Partai Kepercayaan Nasional adalah partai reformis Iran yang didirikan pada tahun 2005 oleh mantan ketua parlemen Mehdi Karroubi.

Pertemuan sempat ditangguhkan setelah pernyataan mengancam oleh Presiden Trump yang mendorong delegasi Iran untuk menarik diri. Baqaei mengatakan pertukaran berlanjut melalui mediator: “Kami bertekad untuk menggunakan kesempatan ini untuk memastikan bahwa komitmen pihak lain dipenuhi.”

Mengenai masalah nuklir, menteri luar negeri Iran memperingatkan AS agar tidak “mengulangi pandangan yang berlebihan dan tidak logis,” dengan Baqaei menjelaskan bahwa negosiasi nuklir formal belum dimulai.

“Susunan komitmen ini sendiri menciptakan semacam jaminan, semua mekanisme ini harus diimplementasikan sedemikian rupa sehingga pihak lain tidak dapat menghindari kewajibannya.”

“Dasarnya adalah komitmen untuk komitmen, setiap langkah yang kita ambil harus disertai dengan implementasi komitmen timbal balik oleh pihak lain.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
Trump Ancam Hancurkan...
Trump Ancam Hancurkan Gunung Pickaxe Iran, Tempat Sembunyikan Nuklir
Rekomendasi
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
Canda Prabowo di Harlah...
Canda Prabowo di Harlah ke-28 PKB: MBG Itu Singkatan Mas Bahlil Ganteng, Bisa Aja Lo
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved