Jenderal Iran Peringatkan Pasukan Israel: Tinggalkan Lebanon atau Diusir Secara Memalukan!

Senin, 22 Juni 2026 - 08:58 WIB
loading...
Jenderal Iran Peringatkan...
Komandan Pasukan Quds IRGC Brigadir Jenderal Esmaeil Qaani peringatkan pasukan Israel agar tinggalkan Lebanon selatan atau akan diusir paksa secara memalukan. Foto/Michael Giladi/Flash90/The Jerusalem Post
A A A
TEHERAN - Komandan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Brigadir Jenderal Esmaeil Qaani, telah mengeluarkan peringatan kepada pasukan Israel yang menduduki Lebanon selatan. Peringatan dalam bahasa Ibrani itu menyatakan bahwa mereka memiliki dua pilihan: mundur sendiri atau diusir paksa secara memalukan.

Peringatannya, yang diunggah di media sosial, ditujukan kepada pasukan yang dia sebut "tentara agresor dan teroris” Zionis.

Baca Juga: 6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir akibat Sergapan Hizbullah

“Jika Anda tidak mundur dari Lebanon selatan dengan cara Anda sendiri, kisah tahun 2000 akan terulang kembali, tahun yang sama ketika Anda melarikan diri dari tanah ini dengan memalukan,” tulis Qaani, merujuk pada penarikan paksa tentara Zionis Israel dari Lebanon selatan 26 tahun yang lalu.

“Hari ini, jika Anda terus melakukan agresi dan pendudukan, Anda akan diusir dengan penghinaan dan kekalahan. Pilihannya ada di tangan Anda," paparnya, yang dilansir Press TV, Senin (22/6/2026).

Komandan Pasukan Quds tersebut mengutip kerugian Zionis Israel di medan perang baru-baru ini, menulis: “Dalam waktu kurang dari empat hari, Anda telah menderita 100 korban!”

Peringatan itu muncul setelah pelanggaran gencatan senjata Israel yang terus-menerus dalam bentuk serangan mematikan yang menargetkan warga sipil di Lebanon selatan.

Hizbullah telah merespons agresi Israel tersebut dengan keras, menewaskan atau melukai puluhan pasukan Israel yang menyerang selama beberapa hari terakhir.

Serangan Israel terjadi meskipun telah ditandatanganinya nota kesepahaman (MoU) antara Iran dan Amerika Serikat pekan lalu, yang menetapkan pengakhiran perang di semua front; termasuk di Lebanon.

Selama perundingan di Swiss pada hari Minggu, para pejabat Iran bersikeras bahwa tuntutan MoU terhadap Lebanon harus sepenuhnya dihormati.

Para pejabat Iran berpendapat bahwa pelanggaran Israel yang terus berlanjut telah menimbulkan keraguan tentang kemampuan atau kemauan Washington untuk menegakkan perjanjian tersebut terhadap sekutunya.

Para pejabat Israel telah mengisyaratkan bahwa mereka tidak berniat menghentikan serangan terhadap Lebanon, dengan Menteri Pertahanan Zionis; Israel Katz, menyatakan bahwa Israel menentang penarikan pasukan dari Lebanon selatan.

Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran telah memperingatkan bahwa setiap pelanggaran gencatan senjata di satu front merupakan pelanggaran di semua front.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perjalanan Berliku Iran...
Perjalanan Berliku Iran Tulis Sejarah di Piala Dunia 2026
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Arkeolog Arab Saudi...
Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab
Rekomendasi
3,88 Juta Lowongan Kerja...
3,88 Juta Lowongan Kerja Ramah Lingkungan Bakal Terbuka di 2026, Catat Sektor Industrinya
Diumumkan Mulai Besok,...
Diumumkan Mulai Besok, Ini Link Pengumuman Hasil SMUP Unpad 2026
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
Berita Terkini
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved