Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme

Senin, 22 Juni 2026 - 07:59 WIB
loading...
Yordania Gantung 6 Orang...
Kerajaan Hashemite Yordania mengeksekusi gantung 6 orang pria atas tuduhan terorisme. Foto/Middle East Monitor
A A A
AMMAN - Pihak berwenang Kerajaan Hashemite Yordania pada hari Minggu mengeksekusi gantung enam orang pria yang telah dijatuhi hukuman mati atas tuduhan terorisme. Tuduhan itu terkait dengan pembunuhan para personel keamanan kerajaan.

Eksekusi ini mengakhiri moratorium sembilan tahun atas penerapan hukuman mati.

Juru bicara pemerintah yang juga Menteri Kominikasi, Mohammad Momani, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa para pria tersebut telah dihukum dalam kasus terorisme dan kriminal yang menyebabkan kematian dan cedera pada petugas polisi dan tentara.

Baca Juga: Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-16, dan F-15 AS

Dua dari enam terpidana tersebut terlibat dalam kasus tahun 2018 di kota Salt, di mana enam petugas keamanan tewas selama penggerebekan. Yang lainnya dihukum karena membunuh seorang perwira polisi senior selama protes atas harga bahan bakar pada tahun 2022.

Ada juga yang dihukum dalam kasus terkait narkoba di mana petugas keamanan tewas selama bentrokan bersenjata antara tahun 2014 hingga 2018.

"Mereka yang dieksekusi dihukum dalam kasus yang disebut ‘Salt Cell’, yang melibatkan pembentukan kelompok teroris pada tahun 2018," tulis Roya News, Senin (22/6/2026), mengutip pernyataan Momani.

“Serangan itu mengakibatkan kematian sejumlah personel keamanan, termasuk perwira dan tentara dari Direktorat Keamanan Publik dan Angkatan Bersenjata Yordania,” imbuh laporan itu.

Momani mengatakan lebih dari 100 orang masih berada di daftar tunggu hukuman mati di Yordania dan eksekusi akan dilakukan "satu per satu".

Dia menambahkan bahwa hukuman tersebut dilaksanakan untuk memberikan keadilan bagi mereka yang gugur melindungi negara.

Yordania menerapkan hukuman mati secara terbatas, terutama dalam kasus-kasus yang melibatkan terorisme dan kejahatan kekerasan serius, dan terakhir kali menggantung 15 orang pada tahun 2017.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Yordania Kutuk Penyitaan...
Yordania Kutuk Penyitaan Properti oleh Israel di Dekat Masjid Al-Aqsa
Korupsi, 2 Eks Menhan...
Korupsi, 2 Eks Menhan China Dijatuhi Hukuman Mati
Kue Ultah Menteri Israel...
Kue Ultah Menteri Israel Bergambar Tali Gantungan, Rayakan Hukuman Mati Tawanan Palestina
Austria Taklukkan Yordania...
Austria Taklukkan Yordania 3-1, Debut Manis di Piala Dunia 2026
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Wapres AS Blak-blakan:...
Wapres AS Blak-blakan: Trump Tak Akur dengan Netanyahu soal Perang Iran
Rekomendasi
Breaking News, Kejaksaan...
Breaking News, Kejaksaan Kabulkan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa!
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Ambles ke 6.116, Transaksi Cetak Rp13,4 Triliun
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 79-80: Rencana Dipa Bungkam Danang Gagal Total
Berita Terkini
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved