5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
Senin, 22 Juni 2026 - 02:20 WIB
loading...
A
A
A
“Tidak pernah ada, dan saat ini tidak ada pembatasan bagi tentara di Lebanon untuk bertindak guna menghilangkan ancaman… Seperti yang telah saya dan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu tegaskan: Israel tidak akan menarik diri dari zona keamanan di Lebanon.”
Pernyataan Katz muncul setelah Iran memperingatkan bahwa mereka tidak akan memasuki pembicaraan mengenai kesepakatan yang lebih luas dengan Washington kecuali perang Israel di Lebanon berakhir.
Jajak pendapat terhadap 3.644 responden, yang dilakukan antara 17 dan 20 Juni oleh Universitas Ibrani Yerusalem bekerja sama dengan Institut Agam, menggambarkan gambaran suram sentimen publik setelah kesepakatan AS-Iran.
Dari mereka yang disurvei, 92,1 persen mengatakan Iran telah menang atau memperoleh lebih banyak dari konflik tersebut, sementara 82,9 persen merasa bahwa keamanan jangka panjang Israel telah melemah.
Survei tersebut mengungkapkan bahwa bahkan di antara pemilih yang mendukung blok sayap kanan, basis elektoral Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, 93,1 persen percaya bahwa Iran telah menang.
Penentangan terhadap perjanjian AS-Iran tersebar luas, dengan 63,2 persen responden menentangnya dibandingkan dengan hanya 12,1 persen yang menyatakan dukungan.
Pernyataan Katz muncul setelah Iran memperingatkan bahwa mereka tidak akan memasuki pembicaraan mengenai kesepakatan yang lebih luas dengan Washington kecuali perang Israel di Lebanon berakhir.
4. Rakyat Israel Yakin Iran Memenangkan Perang
Warga Israel secara mayoritas percaya bahwa Iran muncul lebih kuat dari perang dan kesepakatan selanjutnya dengan Amerika Serikat, menurut jajak pendapat yang dirilis pada hari Minggu.Jajak pendapat terhadap 3.644 responden, yang dilakukan antara 17 dan 20 Juni oleh Universitas Ibrani Yerusalem bekerja sama dengan Institut Agam, menggambarkan gambaran suram sentimen publik setelah kesepakatan AS-Iran.
Dari mereka yang disurvei, 92,1 persen mengatakan Iran telah menang atau memperoleh lebih banyak dari konflik tersebut, sementara 82,9 persen merasa bahwa keamanan jangka panjang Israel telah melemah.
Survei tersebut mengungkapkan bahwa bahkan di antara pemilih yang mendukung blok sayap kanan, basis elektoral Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, 93,1 persen percaya bahwa Iran telah menang.
Penentangan terhadap perjanjian AS-Iran tersebar luas, dengan 63,2 persen responden menentangnya dibandingkan dengan hanya 12,1 persen yang menyatakan dukungan.
5. Netanyahu Terancam Tumbang
Israel ingin memisahkan jalur Iran dan Lebanon meskipun, secara realistis, dan bahkan bagi publik Israel, cukup jelas bahwa keduanya saling terkait.Lihat Juga :