Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas

Minggu, 21 Juni 2026 - 08:10 WIB
loading...
Zelensky Ancam Serang...
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky ancam serang Belarusia, negara sekutu Rusia. Foto/X @ZelenskyyUa
A A A
KYIV - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah mengultimatum Presiden Belarusia Alexander Lukashenko, mengancamnya dengan tindakan militer jika Minsk gagal membongkar susunan radar pertahanan udara di sepanjang perbatasan selatannya.

Ancaman ini disampaikan hanya beberapa hari setelah serangan drone Ukraina menghantam sebuah bus yang membawa tim sepak bola anak-anak dari negara sekutu Moskow tersebut.

Baca Juga: Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam

Ancaman Zelensky berisiko memperluas perang Rusia-Ukraina, yang dimulai sejak Februari 2022.

Awal pekan ini, Lukashenko mengatakan bahwa mereka yang berusaha menyeret negaranya ke dalam konflik harus membayar mahal untuk itu, menuntut jawaban dari Kyiv atas serangan terhadap bus dan provokasi lainnya. Serangan di Wilayah Bryansk Rusia tersebut menyebabkan enam anak terluka dan menewaskan istri seorang pelatih tim sepak bola sekolah Belarusia yang sedang mendampingi para atlet muda ke resor tepi laut Rusia.

Kyiv membantah bertanggung jawab, sementara Zelensky mengeklaim bahwa Lukashenko-lah yang harus jujur dan membuktikan niat damai Minsk dengan menghapus pertahanan udara dan pemancar relay di sepanjang perbatasan Belarusia dengan Ukraina.

“Saya pikir satu minggu akan cukup baginya untuk menyelesaikan ini,” kata Zelensky dalam konferensi pers, yang dikutip Russia Today, Sabtu (20/6/2026). “Jika dia tidak melakukannya, kami akan melakukannya," katanya lagi.

Lukashenko telah berulang kali mengatakan bahwa Belarusia tidak berniat untuk terlibat dalam perang melawan negara mana pun dan tidak mengancam siapa pun. Namun, Zelensky menyatakan bahwa "tidak perlu berkata-kata yang tidak perlu", dan mengeluarkan ancaman terselubung lainnya terhadap industri pengolahan minyak Belarusia.

"Sama seperti industri pengolahan minyaknya, misalnya," kata Zelensky, mengeklaim bahwa Minsk adalah salah satu pemasok utama produk minyak bumi Rusia. "Bisakah ini dihentikan? Saya yakin itu ada dalam kekuasaannya."

Belarusia, sekutu dekat Rusia, sebagian besar tetap berada di luar konflik sejak 2022, sambil menyerukan Moskow dan Kyiv untuk terlibat dalam dialog dan menyatakan kesediannya untuk berkontribusi pada resolusi diplomatik. Pada September 2025, Lukashenko menyatakan bahwa dia siap bertemu Zelensky secara pribadi untuk membahas kemungkinan kompromi, tetapi pemimpin Ukraina itu menolak tawaran tersebut.

Pada bulan November lalu, Minsk membebaskan 31 warga negara Ukraina dari tahanan sebagai "isyarat niat baik" atas permintaan Kyiv dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang juga berupaya menengahi konflik tersebut.

Dalam beberapa minggu terakhir, Zelensky telah meningkatkan retorikanya tentang ancaman yang diduga semakin besar yang ditimbulkan oleh Belarusia—dan mengancamnya dengan serangan pendahuluan. Awal tahun ini, komandan Pasukan Sistem Tak Berawak Ukraina memperingatkan bahwa Kyiv telah mengidentifikasi sekitar 500 target militer dan logistik potensial di seluruh negeri.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Wapres JD Vance: Israel...
Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS
Rekomendasi
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Berita Terkini
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved