Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon

Minggu, 21 Juni 2026 - 05:41 WIB
loading...
A A A
"Jika tidak, seluruh kesepahaman akan bermasalah," katanya, menurut laporan IRNA.

Setelah menunda perjalanan yang direncanakan sehari sebelumnya, Wakil Presiden AS JD Vance mengatakan kepada Fox News pada hari Sabtu bahwa dia juga berharap untuk melakukan perjalanan ke Swiss untuk pembicaraan dalam beberapa hari ke depan. "Tetapi Anda tahu itu selalu merupakan tarian koordinasi yang rumit," ujarnya.

Negosiator AS Jared Kushner dan Steve Witkoff sudah berada di Swiss menangani "beberapa elemen teknis". "Semuanya berjalan dengan baik," kata Vance, beberapa saat sebelum pengumuman Iran tentang Selat Hormuz muncul.

Mediator Pakistan—yang menteri dalam negerinya dilaporkan berada di Iran pada hari Sabtu untuk pertemuan dengan para pejabat—mengatakan pembicaraan tingkat teknis dijadwalkan pada hari Minggu.

Pembicaraan di Swiss dimaksudkan untuk memulai periode negosiasi selama dua bulan untuk membahas isu-isu yang belum terselesaikan yang tidak tercakup dalam kesepakatan awal, terutama program nuklir Iran.

Kementerian Luar Negeri Swiss mengonfirmasi bahwa utusan asing yang tidak disebutkan namanya di sana terus berupaya untuk mempertahankan dialog, tetapi menolak untuk memberikan rincian lebih lanjut.

Pertempuran di Lebanon


Setelah serangan besar Israel di Lebanon pada hari Jumat—yang menewaskan 83 orang, menurut otoritas kesehatan—seorang pejabat AS mengumumkan gencatan senjata baru yang dimediasi oleh mediator AS dan Qatar.

Namun pada hari Sabtu, seorang pejabat militer Israel mengatakan bahwa mereka melakukan serangan baru terhadap Hizbullah yang didukung Iran, menuduh mereka telah meluncurkan lebih dari 50 proyektil ke pasukan Israel di Lebanon selatan semalam.

Hizbullah pada gilirannya menuduh Israel—di bawah perlindungan gencatan senjata—telah melakukan upaya infiltrasi menuju perbukitan Ali Taher, sebuah fitur strategis yang menghadap kota Nabatieh. Mereka menambahkan bahwa para milisinya menghadapi pasukan Israel dengan tindakan yang sesuai.

Media pemerintah Lebanon melaporkan serangan udara Israel di sekitar 20 lokasi pada hari Sabtu, dengan badan pertahanan sipil negara itu mengatakan 16 orang tewas di daerah Nabatieh.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Perwira Militer Israel...
Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Rekomendasi
Kelab Pantai Favorit...
Kelab Pantai Favorit di Bali, Klive Beach Club Menjadi Ikon Baru Uluwatu
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Harga Minyak Global Kembali Melonjak
Piala Dunia 2026: Jepang...
Piala Dunia 2026: Jepang 2 Kali Koyak Gawang Tunisia di Babak Pertama
Berita Terkini
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved