Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat

Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:34 WIB
loading...
A A A
"Setelah menghabiskan semua dialog, setelah mencapai kesepakatan dengan mereka yang memiliki tuntutan yang sah, dan dengan jelas mengidentifikasi mereka yang menggunakan kekerasan untuk mencoba dan menggoyahkan Bolivia, kami telah membuat keputusan untuk memberlakukan keadaan darurat di seluruh wilayah nasional," kata Paz dalam pidatonya pada hari Sabtu.

Paz yang berhaluan tengah menjabat tujuh bulan lalu, mewarisi krisis ekonomi terburuk di negara itu dalam satu generasi yang membantu mengakhiri hampir dua dekade pemerintahan sayap kiri. Pemilihannya menandai pergeseran bersejarah bagi negara Amerika Selatan itu, yang hampir terus-menerus diperintah sejak 2006 oleh Gerakan Sosialisme Bolivia, atau MAS.

Paz telah berupaya memperkuat hubungan diplomatik dengan Washington — yang tegang sejak 2009 — dan pada bulan September, meluncurkan rencana kesepakatan kerja sama ekonomi senilai $1,5 miliar dengan pejabat AS untuk memastikan pasokan bahan bakar.

Kerusuhan saat ini pertama kali meletus pada bulan Mei setelah Paz memangkas subsidi bahan bakar yang telah lama berlaku untuk mengurangi defisit. Ekonomi Bolivia yang dilanda krisis kekurangan devisa, ekspor gas alamnya yang dulunya melimpah telah anjlok, inflasi berada pada level tertinggi dalam 40 tahun, dan bahan bakar langka.

Selain pengunduran diri presiden, serikat pekerja menuntut kenaikan upah dan diakhirinya kekurangan bahan bakar dan dolar.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Presiden Ini Rela Potong...
Presiden Ini Rela Potong Gaji 50% usai Dituntut Lengser oleh Rakyat
Rakyat Kuba Sudah Marah...
Rakyat Kuba Sudah Marah karena Krisis Energi! Kantor Partai Komunis Dijarah
4 Fakta Kerusuhan di...
4 Fakta Kerusuhan di Minneapolis, Salah Satunya Rakyat AS Sudah Marah Besar
Taktik AS dan Israel...
Taktik AS dan Israel Picu Demo di Iran Diklaim Tak Akan Sukses Gulingkan Khamenei
Unjuk Rasa di DPR, Massa...
Unjuk Rasa di DPR, Massa HMI Bawa Boneka Jelangkung
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Wapres JD Vance: Israel...
Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS
Rekomendasi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Lebih Dijagokan
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
Berhenti selama 50 Tahun,...
Berhenti selama 50 Tahun, AS Bakal Lanjutkan Misi ke Bulan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved