Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas

Jum'at, 19 Juni 2026 - 19:29 WIB
loading...
A A A
Namun Diaz-Canel mengakui beberapa kesulitan ekonomi saat ini disebabkan faktor domestik, merujuk pada “hambatan yang tidak berasal dari luar, maupun blokade”.

Ia menunjuk pada “kelambatan, birokrasi, dan norma yang menghambat mereka yang ingin berproduksi” serta “keputusan yang telah kita tunda”.

“Situasi ini membutuhkan perubahan yang mendesak dan diperlukan,” katanya.

Pada hari Kamis, Uni Eropa juga meningkatkan tekanan terhadap Kuba, dengan mengeluarkan resolusi yang menyerukan sanksi terhadap Diaz-Canel dan pimpinan Grupo de Administracion Empresarial SA, konglomerat bisnis yang dioperasikan militer Kuba.

Resolusi Uni Eropa mengutuk apa yang digambarkan sebagai “penindasan sistematis” oleh pemerintah Kuba, sambil menyerukan “perubahan ekonomi dan politik yang mendalam”.

Dalam pidatonya, Diaz-Canel mengisyaratkan kemungkinan akan ada beberapa penentangan terhadap rencana ekonomi darurat dari kelompok garis keras di Partai Komunis, yang secara resmi memerintah Kuba sejak 1965.

“Beberapa reformasi, tidak akan memiliki konsensus mutlak, tetapi tidak dapat ditunda,” ungkap dia.

Mantan pemimpin Kuba, Raul Castro, yang didakwa oleh AS pada bulan Mei, juga mendukung rencana tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Saudari Cristiano Ronaldo...
Saudari Cristiano Ronaldo Ngamuk usai Portugal Ditahan Kongo, Bruno Fernandes Ikut Disindir
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Skema Pemulihan Ekonomi,...
Skema Pemulihan Ekonomi, Ini Kegiatan Usaha yang Boleh Buka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved