Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Jum'at, 19 Juni 2026 - 13:55 WIB
loading...
A
A
A
“Satu-satunya cara Iran mendapatkan sumber daya ini adalah jika mereka sepenuhnya mematuhi ketentuan kesepakatan tersebut," ujar Vance.
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei juga menggambarkan kesepakatan itu sebagai kesepakatan bersyarat, dengan mengatakan pada hari Kamis bahwa Dia hanya memberikan izin untuk penandatanganan memorandum tersebut setelah menerima jaminan bahwa hak-hak Iran dan front perlawanan akan dilindungi.
"Pada prinsipnya, saya memiliki pendapat yang berbeda," kata Mojtaba dalam sebuah pernyataan.
Mojtaba mengatakan dia mengizinkan perjanjian tersebut setelah Presiden Iran Masoud Pezeshkian, yang juga memimpin Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, menerima tanggung jawab untuk melindungi kepentingan Iran.
Menurutnya, Iran akan menunggu untuk melihat apakah syarat-syarat tersebut terpenuhi, dan memperingatkan bahwa pembicaraan langsung di masa mendatang dengan AS tidak berarti tunduk pada "pendapat musuh".
Setelah pernyataan Mojtaba muncul, Trump mengatakan dalam sebuah unggahan di Truth Social pada hari Kamis: "Kami mendorong semua orang di kawasan Timur Tengah untuk mempertahankan komitmen mereka agar negosiasi kami dapat berjalan dengan baik."
“Pasar menyukai apa yang terjadi dengan harga minyak yang turun drastis, dan saham yang naik pesat. Kami mengharapkan gencatan senjata total di semua front, termasuk Lebanon, Hizbullah, dan Israel," paparnya.
Di sisi lain, Vance mengkritik kelompok garis keras Israel yang menentang kesepakatan AS-Iran, memperingatkan bahwa Israel tidak dapat menyelesaikan setiap masalah keamanan dengan cara membunuh.
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei juga menggambarkan kesepakatan itu sebagai kesepakatan bersyarat, dengan mengatakan pada hari Kamis bahwa Dia hanya memberikan izin untuk penandatanganan memorandum tersebut setelah menerima jaminan bahwa hak-hak Iran dan front perlawanan akan dilindungi.
"Pada prinsipnya, saya memiliki pendapat yang berbeda," kata Mojtaba dalam sebuah pernyataan.
Mojtaba mengatakan dia mengizinkan perjanjian tersebut setelah Presiden Iran Masoud Pezeshkian, yang juga memimpin Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, menerima tanggung jawab untuk melindungi kepentingan Iran.
Menurutnya, Iran akan menunggu untuk melihat apakah syarat-syarat tersebut terpenuhi, dan memperingatkan bahwa pembicaraan langsung di masa mendatang dengan AS tidak berarti tunduk pada "pendapat musuh".
Setelah pernyataan Mojtaba muncul, Trump mengatakan dalam sebuah unggahan di Truth Social pada hari Kamis: "Kami mendorong semua orang di kawasan Timur Tengah untuk mempertahankan komitmen mereka agar negosiasi kami dapat berjalan dengan baik."
“Pasar menyukai apa yang terjadi dengan harga minyak yang turun drastis, dan saham yang naik pesat. Kami mengharapkan gencatan senjata total di semua front, termasuk Lebanon, Hizbullah, dan Israel," paparnya.
Di sisi lain, Vance mengkritik kelompok garis keras Israel yang menentang kesepakatan AS-Iran, memperingatkan bahwa Israel tidak dapat menyelesaikan setiap masalah keamanan dengan cara membunuh.
Lihat Juga :