Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Jujur Saja, Kita Menyerah'

Jum'at, 19 Juni 2026 - 09:14 WIB
loading...
A A A
Para pendukung kebijakan keras terhadap Iran khawatir kesepakatan tersebut menawarkan konsesi yang tidak dapat diterima kepada musuh—terutama untuk ketentuan yang menyediakan dana USD300 miliar kepada Iran untuk rekonstruksi.

“Reagan pasti berbalik di kuburnya,” tulis Senator Bill Cassidy dari Partai Republik di X pada hari Rabu.

“Ambisi nuklir Iran tidak terkendali, dan mereka telah belajar bahwa mengancam Selat Hormuz berhasil dan pasti akan memanfaatkannya di masa depan. Sekarang, Iran dapat membangun infrastruktur baru di bawah kesepakatan ini," paparnya, seperti dikutip dari MS NOW, Jumat (19/6/2026).

Dia menambahkan, “13 warga Amerika tewas, keluarga telah membayar miliaran dolar untuk bensin, sanksi akan dicabut, dan pengeboman telah berhenti. Ini adalah kesalahan kebijakan luar negeri terburuk dalam beberapa dekade.”

Senator Rick Scott dari Partai Republik mengatakan kepada Semafor: “Tidak dapat membayangkan bagaimana saya akan mendukung pemberian dana sebesar USD300 miliar kepada mereka.”

Senator Lindsey Graham dari Partai Republik, seorang garis keras terhadap Iran dan sekutu setia Trump, memiliki kepentingan untuk terus menekan Trump, tetapi juga menahan diri agar tidak terlalu keras. Dia, dalam komentarnya kepada Politico menjelang penandatanganan MoU, mengatakan “MoU yang dijelaskan oleh kami terdengar sangat bagus; MoU yang dijelaskan oleh Iran terdengar mengerikan.”

Di X, Graham meminta Wakil Presiden JD Vance untuk membela perjanjian yang telah diselesaikan di hadapan Kongres, yang menurutnya harus memberikan suara pada perjanjian tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Aturan Perjalanan Piala...
Aturan Perjalanan Piala Dunia 2026 Dinilai Tak Adil, Iran Ngadu ke FIFA
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Serukan Hancurkan Seluruh...
Serukan Hancurkan Seluruh Lebanon, Menteri Radikal Israel Justru Dihujat Negara Eropa
Rekomendasi
Aturan Perjalanan Piala...
Aturan Perjalanan Piala Dunia 2026 Dinilai Tak Adil, Iran Ngadu ke FIFA
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Kuasa Hukum Prioritaskan...
Kuasa Hukum Prioritaskan Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan saat Penyerahan ke Kejaksaan
Berita Terkini
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved