AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
Jum'at, 19 Juni 2026 - 06:58 WIB
loading...
A
A
A
Israel dan AS bersama-sama melancarkan perang melawan Iran pada 28 Februari, mengoordinasikan operasi militer yang berlangsung lebih dari sebulan tersebut.
Namun, perbedaan pendapat dengan cepat muncul setelah kesepakatan gencatan senjata pendahuluan pada 8 April, dengan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mendorong untuk melanjutkan kampanye militer dan Trump berupaya mengakhiri perang yang sangat tidak populer di AS dan mengguncang ekonomi global.
Meskipun Netanyahu berhati-hati untuk tidak secara terbuka mengkritik kesepakatan AS dan Iran, beberapa anggota kabinetnya lebih vokal. Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir, yang memimpin partai ultranasionalis kecil, minggu ini menyatakan bahwa Israel tidak "terikat" oleh perjanjian Trump dan mengatakan bahwa Israel tidak akan menyerah pada tekanan internasional.
Vance mencatat bahwa Netanyahu belum secara terbuka mengkritik Trump, tetapi dia menuduh anggota kabinet Netanyahu yang tidak disebutkan namanya tidak tahu berterima kasih.
Dia mengatakan Israel memiliki sedikit teman di komunitas internasional dan melindungi dirinya sendiri dengan sejumlah besar senjata yang dibayar oleh Amerika Serikat.
Kantor Netanyahu menolak untuk berkomentar tentang kecaman Vance.
Namun, perbedaan pendapat dengan cepat muncul setelah kesepakatan gencatan senjata pendahuluan pada 8 April, dengan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mendorong untuk melanjutkan kampanye militer dan Trump berupaya mengakhiri perang yang sangat tidak populer di AS dan mengguncang ekonomi global.
Meskipun Netanyahu berhati-hati untuk tidak secara terbuka mengkritik kesepakatan AS dan Iran, beberapa anggota kabinetnya lebih vokal. Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir, yang memimpin partai ultranasionalis kecil, minggu ini menyatakan bahwa Israel tidak "terikat" oleh perjanjian Trump dan mengatakan bahwa Israel tidak akan menyerah pada tekanan internasional.
Vance mencatat bahwa Netanyahu belum secara terbuka mengkritik Trump, tetapi dia menuduh anggota kabinet Netanyahu yang tidak disebutkan namanya tidak tahu berterima kasih.
Dia mengatakan Israel memiliki sedikit teman di komunitas internasional dan melindungi dirinya sendiri dengan sejumlah besar senjata yang dibayar oleh Amerika Serikat.
Kantor Netanyahu menolak untuk berkomentar tentang kecaman Vance.
Lihat Juga :