Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Selasa, 16 Juni 2026 - 12:54 WIB
loading...
A
A
A
"Saya melihat dia bernapas terengah-engah, dan saya melihat pupil matanya, yang sayangnya keduanya melebar dan merasakan denyut nadinya. Sangat lemah, tetapi dia masih memiliki denyut nadi. Saya bahkan berbicara dengannya," katanya.
"Saya punya kebiasaan bercanda dan mengatakan, 'Tidak ada yang meninggal selama giliran kerja saya'. Dan saya berkata padanya, 'Duda [Eduarda], tidak ada yang meninggal saat saya bertugas'. Meskipun saya tidak sedang bertugas saat itu," katanya, yang dikutip NDTV, Selasa (16/6/2026).
Pihak berwenang awalnya menahan enam orang terkait insiden tersebut. Para penyelidik kini sedang memeriksa apakah protokol keselamatan diabaikan dan apakah mereka yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan bungee jumping tersebut dapat menghadapi tuntutan, termasuk pembunuhan akibat kelalaian yang ekstrem.
Insiden ini telah memicu kritik luas terhadap operator wisata petualangan yang tidak diatur dan menimbulkan pertanyaan serius tentang penggunaan bangunan terbengkalai untuk kegiatan rekreasi berisiko tinggi.
Para pejabat terus menyelidiki bagaimana kegagalan keselamatan yang dahsyat seperti itu terjadi dan apakah lompatan tersebut seharusnya diizinkan untuk dilakukan sejak awal.
"Saya punya kebiasaan bercanda dan mengatakan, 'Tidak ada yang meninggal selama giliran kerja saya'. Dan saya berkata padanya, 'Duda [Eduarda], tidak ada yang meninggal saat saya bertugas'. Meskipun saya tidak sedang bertugas saat itu," katanya, yang dikutip NDTV, Selasa (16/6/2026).
Pihak berwenang awalnya menahan enam orang terkait insiden tersebut. Para penyelidik kini sedang memeriksa apakah protokol keselamatan diabaikan dan apakah mereka yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan bungee jumping tersebut dapat menghadapi tuntutan, termasuk pembunuhan akibat kelalaian yang ekstrem.
Insiden ini telah memicu kritik luas terhadap operator wisata petualangan yang tidak diatur dan menimbulkan pertanyaan serius tentang penggunaan bangunan terbengkalai untuk kegiatan rekreasi berisiko tinggi.
Para pejabat terus menyelidiki bagaimana kegagalan keselamatan yang dahsyat seperti itu terjadi dan apakah lompatan tersebut seharusnya diizinkan untuk dilakukan sejak awal.
(mas)
Lihat Juga :