Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu

Selasa, 16 Juni 2026 - 11:38 WIB
loading...
A A A
"Iran telah setuju untuk tidak pernah memiliki senjata nuklir! Selain itu, cerita bahwa AS membayar Iran 300 juta dolar adalah berita palsu, yang disebarkan oleh kaum Demokrat," tulis Trump dalam sebuah unggahan di platform Truth Social miliknya, Selasa (16/6/2026).

Rincian yang tersedia mengenai nota kesepahaman (MoU) yang dicapai antara Washington dan Teheran menunjukkan bahwa hal itu mencakup kemungkinan pencairan dana beku Iran, keringanan sanksi, dan dana USD300 miliar untuk membantu membangun kembali Iran jika Teheran memenuhi kriteria tertentu.

Mantan Presiden AS Barack Obama, yang mencapai kesepakatan nuklir dengan Iran pada tahun 2015 yang kemudian dibatalkan oleh Presiden Trump, mengatakan bahwa dia ragu bahwa kesepakatan baru tersebut secara signifikan berbeda dari ketentuan sebelumnya yang disetujui Teheran.

Senator Lindsey Graham menyampaikan kekhawatiran tentang kesepakatan tersebut. "Pandangan Iran tentang perjanjian tersebut tampaknya berbeda dari apa yang diklaim oleh tim negosiasi Amerika," katanya.

Para pejabat AS mengatakan Iran setuju untuk membuka kembali Selat Hormuz secara permanen tanpa biaya tol, sementara Teheran mengatakan perjanjian tersebut adalah untuk memungkinkan jalur bebas selama 60 hari ke depan selama periode negosiasi lain yang dipimpin oleh Vance.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
Panglima IRGC Sumpah...
Panglima IRGC Sumpah Balas Dendam atas Pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran
Mojtaba Akan Pimpin...
Mojtaba Akan Pimpin Doa untuk Ayatollah Ali Khamenei, Bakal Muncul untuk Pertama Kalinya?
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Helikopternya Jatuh,...
Helikopternya Jatuh, Komandan Angkatan Laut AS Tewas di Laut Arab
Gelombang Panas Dahsyat!...
Gelombang Panas Dahsyat! WHO Peringatkan Eropa Hadapi Minggu-Minggu Mematikan
Rekomendasi
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan...
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan Lingkungan melalui Wisata Edukasi
Pelatih Spanyol Pilih...
Pelatih Spanyol Pilih Hati-hati Tanggapi Kontroversi Wasit Piala Dunia 2026
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Berita Terkini
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS dan Pangkalan Udara Yordania dengan 10 Rudal Balistik
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved