Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang

Minggu, 14 Juni 2026 - 08:44 WIB
loading...
A A A
Esfandyar Batmanghelidj, CEO dari Bourse & Bazaar Foundation, menulis di X bahwa kesepakatan itu kemungkinan merupakan langkah pertama untuk menghidupkan kembali hubungan ekonomi tersebut.

“Semua orang perlu mengingat bahwa UEA adalah mitra dagang terpenting Iran. Dengan ‘melepaskan’ dana ke Iran, UEA memastikan dana tersebut akan dibelanjakan di Emirat,” tulisnya di X.

“Kedua negara akan meningkatkan saling ketergantungan ekonomi dan efek pengganda dari perdagangan bilateral,” imbuh dia.

Seorang sumber mengatakan kepada Reuters bahwa perjanjian itu akan menjadi cara bagi Iran untuk mendapatkan imbalan yang dicari sebagai ganti gencatan senjata, sementara memungkinkan pemerintahan Trump untuk mengeklaim bahwa mereka tidak membayar.

Mengingat jaringan intelijen AS yang kuat di Teluk, tidak mungkin Washington tidak mengetahui bahwa penasihat keamanan nasional UEA menjamu pejabat IRGC di rumah tamunya, kata seorang mantan pejabat intelijen AS kepada MEE.

Pembayaran tersebut terjadi ketika AS dan Iran tampaknya berada di ambang kesepakatan selama 60 hari untuk bernegosiasi mengenai Selat Hormuz dan program nuklir Iran.

Laporan Reuters muncul setelah The Washington Post melaporkan bahwa Qatar setuju untuk menutup kilang Ras Laffan sebagai imbalan atas janji Iran untuk tidak melancarkan serangan lebih lanjut terhadapnya. Namun Qatar membantah berkoordinasi dengan Iran dalam penutupan tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
Iran Klaim Tewaskan...
Iran Klaim Tewaskan 200 Tentara AS, Pentagon Sebut Hanya 14, Siapa yang Bohong?
Intelijen AS: Mojtaba...
Intelijen AS: Mojtaba Khamenei Lebih Tertarik Kembangkan Senjata Nuklir daripada Ayahnya
Trump Batal Serang Iran...
Trump Batal Serang Iran Besar-besaran usai Jenderal AS Peringatkan Krisis Rudal Patriot
AS: Turki Belum Memenuhi...
AS: Turki Belum Memenuhi Syarat untuk Memiliki Jet Tempur Siluman F-35
Korsel Terjunkan Robot...
Korsel Terjunkan Robot PiBot untuk Kemudikan Kapal Perang
Arab Saudi Gempur Hodeidah,...
Arab Saudi Gempur Hodeidah, Houthi Ancam Balas: Konflik Yaman Kembali Memanas
Trump Murka Google Didenda...
Trump Murka Google Didenda Rp18 Triliun oleh Uni Eropa: Perampok!
Rekomendasi
Facebook Menguji Tampilan...
Facebook Menguji Tampilan Video Layar Penuh Mirip TikTok
Kronologi Bentrokan...
Kronologi Bentrokan Berdarah Sekelompok Pemuda dengan Warga yang Tewaskan 1 Orang di Menteng
IPDN Mewisuda 1.404...
IPDN Mewisuda 1.404 Mahasiswa, Mendagri: Telah Lahir Ilmuwan di Bidang Pemerintahan
Berita Terkini
Teror Israel di Tepi...
Teror Israel di Tepi Barat Makin Mencekam, Mesir dan Spanyol Marah Besar!
Meski Wilayahnya Dicaplok...
Meski Wilayahnya Dicaplok Zionis, Presiden Suriah Tidak Tertarik Perang Melawan Israel
Drone Kamikaze Rusia...
Drone Kamikaze Rusia Hujani Kapal dan Pelabuhan Ukraina
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
Infografis
Paket Senjata Rp1.684...
Paket Senjata Rp1.684 Triliun Ditawarkan Trump ke Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved