Penasihat Mojtaba Khamenei: Trump Setuju Cairkan Aset Iran Rp426,7 Triliun yang Dibekukan AS
Minggu, 14 Juni 2026 - 07:05 WIB
loading...
A
A
A
"Pada waktu yang tepat, ketika semuanya tenang, kita akan masuk dan mengambil debu nuklir, yang terkubur jauh di bawah pegunungan granit yang tenggelam, berkat pesawat pengebom B-2 kita yang indah dan pilot-pilotnya yang brilian, dan mencampurnya serta menghancurkannya, baik di Iran, atau di Amerika Serikat," kata Trump.
"Kami berharap dapat bekerja sama dengan Iran, dan seluruh Timur Tengah, untuk waktu yang lama di masa depan," ujarnya.
Namun unggahan Trump juga berisi peringatan kepada Republik Islam Iran untuk sepenuhnya menerapkan rencana tersebut atau menghadapi konsekuensi serius.
"Semoga proses ini akan berjalan dengan cepat, mudah, dan lancar," imbuh presiden AS tersebut. "Jika tidak, kita memiliki alternatif terakhir, yang semoga tidak akan pernah digunakan lagi!"
Kendati demikian, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan bahwa penandatanganan memorandum Islamabad dengan Amerika Serikat tidak akan dilakukan pada hari Minggu.
Baghaei mengatakan kemungkinan penandatanganan memorandum Islamabad dalam beberapa hari mendatang tidak dapat dikesampingkan, tetapi menambahkan bahwa kehati-hatian diperlukan terkait komentar apa pun tentang tanggal penandatanganan karena keraguan dari pihak lain.
"Kami berharap dapat bekerja sama dengan Iran, dan seluruh Timur Tengah, untuk waktu yang lama di masa depan," ujarnya.
Namun unggahan Trump juga berisi peringatan kepada Republik Islam Iran untuk sepenuhnya menerapkan rencana tersebut atau menghadapi konsekuensi serius.
"Semoga proses ini akan berjalan dengan cepat, mudah, dan lancar," imbuh presiden AS tersebut. "Jika tidak, kita memiliki alternatif terakhir, yang semoga tidak akan pernah digunakan lagi!"
Kendati demikian, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan bahwa penandatanganan memorandum Islamabad dengan Amerika Serikat tidak akan dilakukan pada hari Minggu.
Baghaei mengatakan kemungkinan penandatanganan memorandum Islamabad dalam beberapa hari mendatang tidak dapat dikesampingkan, tetapi menambahkan bahwa kehati-hatian diperlukan terkait komentar apa pun tentang tanggal penandatanganan karena keraguan dari pihak lain.
(mas)
Lihat Juga :