Trump: AS dan Iran Teken Kesepakatan Hari Ini, Selat Hormuz Akan Dibuka untuk Semua

Minggu, 14 Juni 2026 - 05:29 WIB
loading...
Trump: AS dan Iran Teken...
Presiden AS Donald Trump klaim Amerika dan Iran akan teken kesepakatan hari Minggu (14/6/2026) untuk akhiri perang di Timur Tengah. Foto/The Sunday Guardian
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pada hari Sabtu bahwa kesepakatan dengan Iran yang telah lama ditunggu-tunggu untuk mengakhiri perang di Timur Tengah akan ditandatangani pada hari Minggu (14/6/2026). Trump juga mengeklaim bahwa Selat Hormuz akan dibuka untuk semua segera setelah kesepakatan itu diteken

Dalam sebuah unggahan di Truth Social, Trump mengatakan: "Kesepakatan itu dijadwalkan akan ditandatangani besok, dan segera setelah ditandatangani, Selat Hormuz akan dibuka untuk semua."

Baca Juga: PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Akan Terwujud dalam 24 Jam Mendatang

Membandingkan kesepakatan tersebut dengan kesepakatan mantan Presiden AS Barack Obama, Trump mengatakan bahwa kesepakatannya adalah kebalikannya. Dia mengatakan bahwa kesepakatan Obama akan membantu Iran mencapai tujuan senjata nuklirnya lebih cepat.

"Kesepakatan Barack Hussein Obama dengan Iran, JCPOA, adalah jalan yang mudah, indah, dan mulus menuju senjata nuklir, yang akan dimiliki Iran enam tahun lalu, dan akan digunakan jauh sebelum sekarang. Perjanjian saya dengan Iran adalah kebalikannya, tembok yang tidak akan menghasilkan senjata nuklir!" tulisnya.

Trump mengatakan bahwa Iran sekarang tidak lagi menginginkan senjata nuklir dan tidak akan memilikinya di masa depan, baik melalui pembelian, pengembangan, atau pengadaan.

Presiden dari Partai Republik tersebut selanjutnya mengeklaim bahwa pemerintahan saat ini menikmati hubungan yang jauh berbeda dan lebih baik daripada pemerintahan sebelumnya.

Dalam unggahannya, Trump juga mengindikasikan bahwa Amerika Serikat akan mengambil alih dan menghancurkan persediaan uranium yang diperkaya milik Iran.

"Pada waktu yang tepat, ketika semuanya tenang, kita akan masuk dan mengambil debu nuklir, yang terkubur jauh di bawah pegunungan granit yang tenggelam, berkat pesawat pengebom B-2 kita yang indah dan pilot-pilotnya yang brilian, dan mencampurnya serta menghancurkannya, baik di Iran, atau di Amerika Serikat," kata Trump.

"Kami berharap dapat bekerja sama dengan Iran, dan seluruh Timur Tengah, untuk waktu yang lama di masa depan," ujarnya.

Iran: Kesepakatan Tidak Diteken Hari Minggu


Namun unggahan Trump juga berisi peringatan kepada Republik Islam Iran untuk sepenuhnya menerapkan rencana tersebut atau menghadapi konsekuensi serius.

"Semoga proses ini akan berjalan dengan cepat, mudah, dan lancar," imbuh presiden AS tersebut. "Jika tidak, kita memiliki alternatif terakhir, yang semoga tidak akan pernah digunakan lagi!"

Sementara itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan bahwa penandatanganan memorandum Islamabad dengan Amerika Serikat tidak akan dilakukan pada hari Minggu.

Baghaei mengatakan kemungkinan penandatanganan memorandum Islamabad dalam beberapa hari mendatang tidak dapat dikesampingkan, tetapi menambahkan bahwa kehati-hatian diperlukan terkait komentar apa pun tentang tanggal penandatanganan karena keraguan dari pihak lain.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Mengejutkan! 92% Warga...
Mengejutkan! 92% Warga Israel Yakin Negaranya Kalah Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
PT MNC Vision Networks...
PT MNC Vision Networks Tbk Berpartisipasi dalam Jalan Sehat Hari Donor Darah Sedunia 2026 di Monas
Disambut Antusias! 86...
Disambut Antusias! 86 SD Ikuti Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved