PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:03 WIB
loading...
A
A
A
Meskipun ketentuan perjanjian yang prospektif belum dibagikan secara resmi, seorang pejabat senior pemerintahan AS mengatakan kepada CNN kemarin bahwa kerangka kerja tersebut akan mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz dan pencabutan blokade AS terhadap pelabuhan Iran.
Kesepakatan potensial ini juga akan mengakhiri beberapa tekanan ekonomi terhadap Iran, kata pejabat tersebut, serta pembongkaran program nuklir Teheran.
Rincian teknis tentang bagaimana cara menghilangkan persediaan uranium yang diperkaya tinggi milik Iran masih perlu dirumuskan, demikian juga yang disampaikan oleh seorang pejabat senior pemerintahan AS kepada CNN kemarin.
Sebelumnya, Presiden Donald Trump memposting ulang pesan dari Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi yang menyatakan bahwa kesepakatan sudah dekat — ini adalah pertama kalinya presiden AS secara publik dan resmi mendukung posisi yang diungkapkan oleh anggota senior pemerintah Iran selama perang.
Meskipun belum ada yang ditandatangani, citranya tampak lebih positif kali ini — pada kesempatan sebelumnya Trump telah membicarakan prospek kesepakatan yang akan segera terjadi hanya untuk ditolak oleh Iran.
Araghchi telah menjadi salah satu negosiator nuklir terkemuka Teheran, memanfaatkan latar belakang akademisnya dan pengalaman bertahun-tahun sebagai juru bicara kementerian luar negeri Iran. Kualitas-kualitas ini membantu menghasilkan terobosan di masa lalu dengan Washington, terutama perjanjian nuklir 2015.
Kesepakatan potensial ini juga akan mengakhiri beberapa tekanan ekonomi terhadap Iran, kata pejabat tersebut, serta pembongkaran program nuklir Teheran.
Rincian teknis tentang bagaimana cara menghilangkan persediaan uranium yang diperkaya tinggi milik Iran masih perlu dirumuskan, demikian juga yang disampaikan oleh seorang pejabat senior pemerintahan AS kepada CNN kemarin.
Sebelumnya, Presiden Donald Trump memposting ulang pesan dari Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi yang menyatakan bahwa kesepakatan sudah dekat — ini adalah pertama kalinya presiden AS secara publik dan resmi mendukung posisi yang diungkapkan oleh anggota senior pemerintah Iran selama perang.
Meskipun belum ada yang ditandatangani, citranya tampak lebih positif kali ini — pada kesempatan sebelumnya Trump telah membicarakan prospek kesepakatan yang akan segera terjadi hanya untuk ditolak oleh Iran.
Araghchi telah menjadi salah satu negosiator nuklir terkemuka Teheran, memanfaatkan latar belakang akademisnya dan pengalaman bertahun-tahun sebagai juru bicara kementerian luar negeri Iran. Kualitas-kualitas ini membantu menghasilkan terobosan di masa lalu dengan Washington, terutama perjanjian nuklir 2015.
Lihat Juga :