Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional

Jum'at, 12 Juni 2026 - 20:03 WIB
loading...
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Selat Hormuz menjadi salah satu isu utama negosiasi AS dan Iran. Foto/anadolu
A A A
TEHERAN - Kantor berita resmi Iran, IRNA, mengatakan pengelolaan Selat Hormuz di masa depan akan diselesaikan sebagai "masalah regional melalui dialog dan pengambilan keputusan bersama antara Teheran dan Oman". Pernyataan itu muncul di tengah proses negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran.

Sebagai bagian dari nota kesepahaman, disebutkan juga bahwa Washington berkomitmen untuk tidak meningkatkan pasukan bersenjatanya di kawasan tersebut dan tidak memberlakukan sanksi baru selama negosiasi.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya telah memperingatkan Oman untuk tidak terlibat dengan Iran terkait kendali atas selat tersebut.

Trump mengatakan Muscat "akan berperilaku seperti orang lain atau kita harus meledakkan mereka."

Iran tidak akan menyerahkan kendalinya atas Selat Hormuz dalam kesepakatan damai apa pun dengan Amerika Serikat sampai perang dianggap berakhir, menurut laporan media lokal.

“Bertentangan dengan apa yang diberitakan oleh media Barat, Iran tidak akan berkomitmen melepaskan kendali atas Selat Hormuz. Satu-satunya hal yang disebutkan dalam nota kesepahaman adalah kembalinya navigasi di Selat Hormuz setelah berakhirnya perang,” lapor media pemerintah Iran.

“Tujuan utama penandatanganan nota kesepahaman adalah untuk mengakhiri perang di semua lini,” tambahnya.

Kantor berita IRNA Iran mengatakan selama periode 60 hari, Washington dan Teheran akan bekerja sama dalam negosiasi yang bertujuan mengatasi dan menyelesaikan tiga isu penting yang belum dibahas dalam nota kesepahaman saat ini.

“Ketiga isu tersebut adalah kelanjutan program nuklir damai, pencabutan sanksi, dan mekanisme untuk mengkompensasi kerugian,” katanya.

“Negosiasi akhir tidak akan dimulai sebelum pelepasan setengah dari dana Iran [yang dibekukan] dan penangguhan sanksi minyak.”

Kantor berita Iran, IRNA, melaporkan masalah sanksi AS terhadap Iran akan ditunda hingga setelah penandatanganan nota kesepahaman dan tenggat waktu 60 hari untuk melakukan negosiasi perdamaian.

“Iran tidak menawarkan komitmen apa pun dalam nota kesepahaman mengenai masalah nuklir, dan pihak lain tidak berkomitmen untuk mencabut sanksi,” katanya.

“Jika Teheran memutuskan menandatangani nota kesepahaman, sebagian dana yang dibekukan akan segera dilepaskan, dan sisanya secara bertahap,” papar laporan itu.

Baca juga: Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Arkeolog Arab Saudi...
Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab
Rekomendasi
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
Bidik Pasar Renovasi...
Bidik Pasar Renovasi Rumah, SIG Perluas Jangkauan Beton Siap Pakai di Perkotaan
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis Mekkhala, Ingatkan Potensi Hujan Lebat
Berita Terkini
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved