Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut

Jum'at, 12 Juni 2026 - 07:06 WIB
loading...
A A A
Sementara itu, para pejabat rezim Zionis Israel mengatakan mereka terkejut dengan pengumuman Trump. Mereka sedang menunggu klarifikasi dari Teheran sebelum menilai keakuratannya.

“Kami terkejut dengan pengumuman Trump, kami perlu melihat apa yang dipublikasikan Iran untuk menentukan apakah itu akurat,” kata para pejabat Israel kepada i24NEWS, Jumat (12/6/2026).

Di sisi lain, Fars News Agency Iran mengutip sumber yang dekat dengan tim negosiasi Teheran menyebutkan bahwa klaim Trump tidak benar. "Tidak ada teks untuk nota kesepahaman pendahuluan dengan Amerika Serikat yang telah disetujui," kata sumber tersebut.

Satu jam sebelum unggahan Trump muncul, Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya Iran memperingatkan Washington agar tidak melakukan tindakan militer lebih lanjut.

Menurut pernyataan yang dipublikasikan Fars News Agency, markas tersebut mengatakan bahwa setiap serangan baru AS terhadap Iran akan menerima tanggapan yang lebih keras dari sebelumnya.

Sebelumnya pada hari Kamis Trump berjanji akan menyerang Iran "dengan sangat keras malam ini" dan pada suatu saat berupaya untuk mengambil kendali atas Pulau Kharg dan infrastruktur minyak lainnya. "Washington dapat mengambil kendali penuh atas pasar minyak dan gas mereka," tulis Trump di Truth Social.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Presiden Jerman Akan...
Presiden Jerman Akan Kunjungi Jakarta 15 Juni, Boyong Delegasi Bisnis dan Peneliti
AS Ancam Serang Infrastruktur...
AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!
Rekomendasi
UBAYA Tantang SCU di...
UBAYA Tantang SCU di Final Putri, Perbanas Hadapi UKSW pada Puncak Campus League 2026
Hidayat Batubara Daftar...
Hidayat Batubara Daftar Balon Ketua POBSI Sumut
Preview Piala Dunia...
Preview Piala Dunia 2026 Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Batu Sandungan Tuan Rumah
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved