3 Fakta Kepulauan Chagos yang Akan Dibeli AS, Salah Satunya Jadi Kekuatan Militer Amerika-Inggris

Selasa, 09 Juni 2026 - 09:40 WIB
loading...
A A A
Pada tahun 1965, pulau-pulau tersebut dipisahkan dari Mauritius ketika masih menjadi koloni Inggris. Inggris membeli pulau-pulau tersebut seharga 3 juta poundsterling Inggris, tetapi Mauritius kemudian mengatakan bahwa pemisahan ini tidak adil dan terjadi di bawah tekanan.

Antara tahun 1967 hingga 1973, penduduk yang tinggal di pulau-pulau tersebut dipindahkan secara paksa oleh pemerintah Inggris. Hal ini dilakukan untuk membuka jalan bagi pangkalan militer.

Mauritius merdeka pada tahun 1968, tetapi terus mengeklaim bahwa Kepulauan Chagos secara hukum miliknya. Mereka berpendapat bahwa pulau-pulau tersebut diambil sebelum kemerdekaan dengan cara yang tidak adil.

Pada tahun 2025, Inggris setuju untuk mengembalikan kendali atas pulau-pulau tersebut kepada Mauritius. Namun, beberapa pemimpin sekutu, termasuk Presiden AS Donald Trump, mengkritik langkah tersebut.

Kepulauan Chagos dihuni selama bertahun-tahun setelah Belanda dan Prancis membawa orang Afrika dan orang Malagasy yang diperbudak untuk bekerja di perkebunan kelapa. Orang-orang ini dan keturunan mereka mengembangkan budaya, bahasa, makanan, dan musik mereka sendiri. Komunitas ini dikenal sebagai orang Chagossian.

Sebelum pangkalan militer AS-Inggris dibangun di Diego Garcia pada tahun 1971, AS ingin pulau-pulau tersebut dibersihkan dari penduduk setempat. Pejabat Inggris setuju bahwa penduduk tersebut bukanlah pemukim tetap dan menyebut mereka sebagai beberapa "Tarzan atau Man Friday".

Setelah itu, seluruh penduduk Chagossian dipindahkan dari pulau-pulau tersebut. Orang-orang dibawa dengan kapal dan dipindahkan ke Mauritius dan Seychelles. Banyak yang tidak diberi tempat tinggal, uang, atau dokumen yang layak, dan mereka berjuang untuk membangun kembali kehidupan mereka. Inggris kemudian meminta maaf atas cara pemindahan tersebut dilakukan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perundingan Iran-AS...
Perundingan Iran-AS Hasilkan 4 Kesepakatan Utama, Negosiator Teheran Sempat Walkout
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Catat! Biaya Visa Masuk...
Catat! Biaya Visa Masuk Jepang Naik 5 Kali Lipat, Jadi Rp1,7 Juta
Rekomendasi
Lindungi Generasi Muda,...
Lindungi Generasi Muda, Sejumlah Elemen Dukung Standardisasi Kemasan Rokok
Prabowo Bertemu Profesor...
Prabowo Bertemu Profesor Imperial College London di Istana, Bahas Apa?
BAZNAS DKI Jakarta Buka...
BAZNAS DKI Jakarta Buka Lowongan Kerja, Ini Syarat dan Posisi yang Dibuka
Berita Terkini
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved