Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Senin, 08 Juni 2026 - 18:08 WIB
loading...
Jet tempur Prancis tembak jatuh drone Rusia di Latvia. Foto/X/@Defense_Talks
A
A
A
MOSKOW - Sebuah jet tempur Rafale militer Prancis menembak jatuh sebuah drone pada hari Senin (8 Juni) yang memasuki wilayah udara Latvia, negara anggota NATO, dari Rusia. Itu merupakan insiden keamanan terbaru dalam serangkaian insiden serupa di sepanjang wilayah perbatasan timur Eropa.
Tentara Latvia, tanpa menyebutkan siapa yang meluncurkan drone tersebut, mengatakan bahwa drone itu masuk dari Rusia "akibat perang elektromagnetik Rusia".
"Pesawat tempur Sekutu berhasil menembak jatuh sebuah drone yang terbang ke wilayah udara Latvia!" demikian tertulis dalam unggahan di media sosial X.
Pihak berwenang sebelumnya pada hari Senin telah memperingatkan warga di wilayah Latvia timur untuk berlindung di dalam ruangan karena ancaman tersebut. Peringatan tersebut berakhir ketika drone ditembak jatuh, kata tentara, tetapi peringatan ancaman udara lainnya dikeluarkan kemudian pada hari Senin untuk penduduk di wilayah timur.
Drone militer yang menyimpang ke wilayah udara negara-negara tetangga Rusia telah memicu kekhawatiran bahwa perang di Ukraina meluas ke perbatasan utara NATO.
Dalam beberapa bulan terakhir, Ukraina telah meningkatkan serangan drone jarak jauh terhadap Rusia, termasuk di wilayah Laut Baltik, di mana beberapa drone militer Ukraina telah menyimpang ke wilayah udara Finlandia, Latvia, Lituania, dan Estonia.
Rumania mengidentifikasi drone di balik serangan terhadap blok apartemen sebagai milik Rusia
Ukraina menyalahkan insiden tersebut pada Rusia yang memengaruhi jalur drone dengan peperangan elektromagnetik.
Pesawat jet militer Prancis yang menembak jatuh drone pada hari Senin berbasis di lapangan terbang Siauliai di Lituania sebagai bagian dari misi Polisi Udara Baltik NATO, yang telah berpatroli di langit Latvia, Lituania, dan Estonia sejak mereka bergabung dengan NATO pada tahun 2004.
Misi tersebut saat ini juga mencakup pesawat tempur F-16 Rumania di Siauliai dan pesawat tempur F-16 Portugal di Amari di Estonia.
Bulan lalu, sebuah jet militer Rumania dalam misi Polisi Udara Baltik menembak jatuh sebuah drone yang diduga milik Ukraina di atas Estonia, yang merupakan pertama kalinya sebuah jet "menembakkan rudal untuk membela Aliansi" di Baltik.
Tentara Latvia, tanpa menyebutkan siapa yang meluncurkan drone tersebut, mengatakan bahwa drone itu masuk dari Rusia "akibat perang elektromagnetik Rusia".
"Pesawat tempur Sekutu berhasil menembak jatuh sebuah drone yang terbang ke wilayah udara Latvia!" demikian tertulis dalam unggahan di media sosial X.
Pihak berwenang sebelumnya pada hari Senin telah memperingatkan warga di wilayah Latvia timur untuk berlindung di dalam ruangan karena ancaman tersebut. Peringatan tersebut berakhir ketika drone ditembak jatuh, kata tentara, tetapi peringatan ancaman udara lainnya dikeluarkan kemudian pada hari Senin untuk penduduk di wilayah timur.
Drone militer yang menyimpang ke wilayah udara negara-negara tetangga Rusia telah memicu kekhawatiran bahwa perang di Ukraina meluas ke perbatasan utara NATO.
Dalam beberapa bulan terakhir, Ukraina telah meningkatkan serangan drone jarak jauh terhadap Rusia, termasuk di wilayah Laut Baltik, di mana beberapa drone militer Ukraina telah menyimpang ke wilayah udara Finlandia, Latvia, Lituania, dan Estonia.
Rumania mengidentifikasi drone di balik serangan terhadap blok apartemen sebagai milik Rusia
Ukraina menyalahkan insiden tersebut pada Rusia yang memengaruhi jalur drone dengan peperangan elektromagnetik.
Pesawat jet militer Prancis yang menembak jatuh drone pada hari Senin berbasis di lapangan terbang Siauliai di Lituania sebagai bagian dari misi Polisi Udara Baltik NATO, yang telah berpatroli di langit Latvia, Lituania, dan Estonia sejak mereka bergabung dengan NATO pada tahun 2004.
Misi tersebut saat ini juga mencakup pesawat tempur F-16 Rumania di Siauliai dan pesawat tempur F-16 Portugal di Amari di Estonia.
Bulan lalu, sebuah jet militer Rumania dalam misi Polisi Udara Baltik menembak jatuh sebuah drone yang diduga milik Ukraina di atas Estonia, yang merupakan pertama kalinya sebuah jet "menembakkan rudal untuk membela Aliansi" di Baltik.
(ahm)
Lihat Juga :