Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut

Selasa, 09 Juni 2026 - 11:25 WIB
loading...
A A A
Jadi Beijing tidak mungkin menyambut skenario di mana Rusia menjadi pengaruh dominan di Pyongyang. Kim yang lebih percaya diri dan kurang bergantung akan berarti berkurangnya pengaruh China.

Beijing telah menanggapi dengan mencoba mengatur ulang hubungan tersebut. Akhir tahun lalu, Xi mengundang Kim ke parade militer di Beijing, menempatkannya secara menonjol di sisinya bersama Putin.

Itu adalah pertemuan puncak formal pertama mereka dalam enam tahun. Xi memuji keduanya sebagai "tetangga yang baik, teman yang baik, dan rekan seperjuangan yang terikat oleh takdir bersama", dan menyerukan koordinasi strategis yang lebih erat. Yang sangat mencolok adalah tidak adanya penyebutan persenjataan nuklir Korea Utara dalam pernyataan publik.

Beijing memiliki "perasaan campur aduk" tentang kemitraan yang berkembang antara Pyongyang dan Moskow, kata Lee Seong-hyon, seorang sarjana tamu di Pusat Asia Universitas Harvard.

Di satu sisi, kemitraan tersebut "mengalihkan perhatian Washington dan mempersulit strategi AS di berbagai bidang, yang secara tidak langsung menguntungkan China," kata Lee.

Namun, ia menambahkan, perluasan kerja sama militer antara Rusia dan Korea Utara dapat memicu respons militer trilateral yang lebih kuat dari AS, Jepang, dan Korea Selatan, yang akan membuat Beijing khawatir.

Itulah juga mengapa China tidak mendukung program nuklir Pyongyang - karena itu akan meningkatkan keterlibatan AS di kawasan tersebut dan aliansinya di sini.

Tetapi China juga tidak menghadapi masalah ini secara langsung. Pada tahun 2022, China dan Rusia memveto resolusi PBB yang dipimpin AS untuk memberlakukan sanksi baru atas uji coba rudal Korea Utara.

Jika China mengambil sikap tegas terhadap program nuklir Pyongyang, "ini hanya akan mendorong Korea Utara lebih dekat ke pelukan Putin," kata Victor Cha, presiden departemen kebijakan luar negeri di Pusat Studi Strategis dan Internasional.

5. Meningkatkan Hubungan Ekonomi

Namun Kim juga tidak mampu mengasingkan sumber bantuan terbesarnya.

Sekitar USD2,3 miliar (£1,7 miliar) tahun lalu, level tertinggi dalam enam tahun. Layanan kereta penumpang antara Beijing dan Pyongyang dimulai kembali awal tahun ini setelah jeda enam tahun.

Para analis mengatakan ini juga merupakan upaya terencana oleh Beijing untuk menarik Pyongyang kembali ke orbitnya.

Bagi Kim, ini adalah pilihan pragmatis. Jika perang di Ukraina berakhir, kebutuhan Rusia akan dukungan Korea Utara dapat berkurang. Dan tidak seperti Putin yang terisolasi, Xi telah menyambut para pemimpin dunia ke Beijing.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Trump: Kemampuan Militer...
Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah
Rekomendasi
Jakarta Rawan Sinkhole,...
Jakarta Rawan Sinkhole, Wagub DKI Rano: Ada Daerah Berpotensi Ambles
Venue Pernikahan Seribu...
Venue Pernikahan Seribu Tamu Hadir Dekat Bandara Soekarno-Hatta
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Berita Terkini
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Infografis
3 Alasan STY Dipecat...
3 Alasan STY Dipecat Jika Timnas Gagal ke Babak Empat Kualifikasi Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved