Iran Tembakkan Rentetan Rudal ke Israel, Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
Senin, 08 Juni 2026 - 06:45 WIB
loading...
A
A
A
"Jika Israel memperluas serangannya di wilayah itu atau menanggapi tindakan Iran, Israel akan menghadapi pukulan yang lebih telak dan disesalkan, dan serangan dahsyat akan diluncurkan terhadap rezim dan para pendukungnya," kata markas operasional Khatam Al-Anbiya Iran dalam sebuah pernyataan yang disiarkan oleh media lokal.
Beberapa laporan media Israel menunjukkan Zionis Israel bergegas untuk membalas serangan tersebut, dengan beberapa laporan menyebut bahwa Israel telah meminta lampu hijau dari AS untuk menyerang fasilitas energi Iran. Meskipun belum ada reaksi resmi terhadap perkembangan tersebut, beberapa pejabat senior Israel telah bersumpah akan membalas serangan tersebut.
“Malam ini Teheran harus terbakar!” tulis Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir, di X.
Presiden AS Donald Trump telah menyerukan kedua belah pihak untuk menunjukkan pengekangan, mengatakan kepada Fox News bahwa serangan Israel di Beirut tidak dikoordinasikan dengan Washington. Pada saat yang sama, dia mendesak Teheran untuk berhenti dan kembali ke negosiasi serta mencapai kesepakatan.
Menurut reporter Axios, Barak Ravid, Trump mengatakan kepadanya bahwa dia sedang menelepon Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. "Sekarang juga dan mengatakan kepadanya untuk tidak menyerang Iran sebagai balasan," katanya, Senin (8/6/2026).
Beberapa laporan media Israel menunjukkan Zionis Israel bergegas untuk membalas serangan tersebut, dengan beberapa laporan menyebut bahwa Israel telah meminta lampu hijau dari AS untuk menyerang fasilitas energi Iran. Meskipun belum ada reaksi resmi terhadap perkembangan tersebut, beberapa pejabat senior Israel telah bersumpah akan membalas serangan tersebut.
“Malam ini Teheran harus terbakar!” tulis Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir, di X.
Presiden AS Donald Trump telah menyerukan kedua belah pihak untuk menunjukkan pengekangan, mengatakan kepada Fox News bahwa serangan Israel di Beirut tidak dikoordinasikan dengan Washington. Pada saat yang sama, dia mendesak Teheran untuk berhenti dan kembali ke negosiasi serta mencapai kesepakatan.
Menurut reporter Axios, Barak Ravid, Trump mengatakan kepadanya bahwa dia sedang menelepon Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. "Sekarang juga dan mengatakan kepadanya untuk tidak menyerang Iran sebagai balasan," katanya, Senin (8/6/2026).
Lihat Juga :