Presiden Lebanon Kecam Hizbullah, Iran, dan IRGC: Ini Bukan Negaramu, Ini Negara Kami!
Sabtu, 06 Juni 2026 - 07:28 WIB
loading...
A
A
A
Aoun telah berulang kali berusaha menjauhkan Lebanon dari konflik regional dan mengatakan bahwa keputusan mengenai kedaulatan dan keamanan negara harus dibuat oleh negara Lebanon sendiri.
Sementara itu, Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam pada hari Jumat mendesak Iran untuk berhenti memperlakukan negaranya, tempat Israel dan Hizbullah yang didukung Teheran berperang, sebagai “alat tawar-menawar” dalam negosiasinya dengan Washington tentang konflik Timur Tengah.
“Jika saya boleh menyampaikan sepatah kata kepada Iran, yaitu: kasihanilah wilayah selatan kami, berhentilah memperlakukannya dan rakyatnya hanya sebagai alat tawar-menawar untuk memperbaiki persyaratan negosiasi Anda,” kata Salam dalam konferensi pers tentang permohonan bantuan PBB untuk Lebanon.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Hizbullah Naim Qassem menolak proposal kesepakatan gencatan senjata Israel dan Lebanon yang dimediasi Washington. Menurutnya, itu sebagai upaya "tidak tahu malu" untuk memaksa Lebanon menyerah.
"Itu sama dengan peta jalan untuk memusnahkan sebagian rakyat Lebanon," kata Qassem.
Sementara itu, Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam pada hari Jumat mendesak Iran untuk berhenti memperlakukan negaranya, tempat Israel dan Hizbullah yang didukung Teheran berperang, sebagai “alat tawar-menawar” dalam negosiasinya dengan Washington tentang konflik Timur Tengah.
“Jika saya boleh menyampaikan sepatah kata kepada Iran, yaitu: kasihanilah wilayah selatan kami, berhentilah memperlakukannya dan rakyatnya hanya sebagai alat tawar-menawar untuk memperbaiki persyaratan negosiasi Anda,” kata Salam dalam konferensi pers tentang permohonan bantuan PBB untuk Lebanon.
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Hizbullah Naim Qassem menolak proposal kesepakatan gencatan senjata Israel dan Lebanon yang dimediasi Washington. Menurutnya, itu sebagai upaya "tidak tahu malu" untuk memaksa Lebanon menyerah.
"Itu sama dengan peta jalan untuk memusnahkan sebagian rakyat Lebanon," kata Qassem.
Lihat Juga :