Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!

Kamis, 04 Juni 2026 - 10:07 WIB
loading...
Bos NATO: Ukraina Menang...
Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte (kiri) sebut Ukraina Ukraina menang di medan perang, yang membuat Rusia semakin putus asa. Foto/president.gov.ua
A A A
KYIV - Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte mengeklaim Ukraina sebagai pemenang perang di medan pertempuran atas Rusia. Menurutnya, Moskow semakin putus asa karena menghadapi kesulitan militer dan ekonomi yang terus meningkat sejak invasi dimulai empat tahun lalu.

Klaim bos NATO itu disampaikan ketika dia mengunjungi Ibu Kota Ukraina, Kyiv, pada hari Rabu. Rutte tiba di Kyiv hanya beberapa jam setelah Ukraina melancarkan serangan drone di kota Saint Petersburg, Rusia—tempat para pejabat dan tamu kehormatan berkumpul untuk forum ekonomi utama—dan sehari setelah serangan besar-besaran Rusia menewaskan 23 orang di seluruh Ukraina.

Baca Juga: Rusia Intensfikan Serangan, Sekjen NATO Justru Berkunjung ke Ukraina

“Kecerobohan Rusia bukanlah hal baru. Tetapi karena Ukraina terus berdiri teguh, berinovasi, dan meraih kemenangan di medan perang, Rusia semakin putus asa,” kata Rutte dalam konferensi pers bersama Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky di Kyiv.

Dia menunjuk pada korban jiwa di pihak Rusia dan meningkatnya tekanan ekonomi, yang menurutnya membuat Moskow tertekan.

“Tragisnya, mereka tidak menunjukkan tanda-tanda akan berhenti. Serangan terbaru di Kyiv dan di seluruh Ukraina memperjelas hal itu,” ujarnya, seperti dikutip dari France24, Kamis (4/6/2026).

Tak lama setelah Rutte berbicara, alarm serangan udara meraung-raung di seluruh Kyiv, memperingatkan kemungkinan serangan Rusia.

Serangan di Saint Petersburg adalah yang terbaru dalam serangkaian serangan drone jarak jauh Ukraina, yang telah mengguncang Rusia.

Rutte memuji operasi tersebut, dan kemajuan Ukraina di medan perang.

“Ukraina semakin sukses, baik dalam hal garis depan, tetapi juga dalam hal memastikan, Anda mampu melumpuhkan beberapa kemampuan dan kapasitas utama Rusia untuk melanjutkan perang,” katanya.

Ukraina kembali menguasai lebih banyak wilayah daripada yang hilang ke Moskow pada bulan Mei untuk bulan kedua berturut-turut, menurut analisis AFP terhadap data dari Institute for the Study of War (ISW)—menghentikan kemajuan Rusia yang telah berlangsung selama berbulan-bulan.

Zelensky telah mendesak negara-negara NATO untuk meningkatkan pengiriman sistem pertahanan udara mereka—khususnya baterai sistem pertahanan Patriot buatan AS dan amunisinya, yang menurut Kyiv dibutuhkan untuk menembak jatuh rudal balistik Rusia.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz
Dokumen Rahasia AS Ungkap...
Dokumen Rahasia AS Ungkap Jet-Jet Tempur Rusia Kejar Pesawat UFO
Rekomendasi
Gunung Dukono Kembali...
Gunung Dukono Kembali Erupsi Pagi Ini, Luncurkan Abu Vulkanik 1.000 Meter
Ruben Onsu Buka Suara...
Ruben Onsu Buka Suara soal Video Viral Thalia Onsu, Singgung Pengaruh Lingkungan Anak
4 Oknum Prajurit TNI...
4 Oknum Prajurit TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Hari Ini Divonis
Berita Terkini
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
Infografis
600 Tentara Korea Utara...
600 Tentara Korea Utara Tewas saat Perang Melawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved