Taiwan Luncurkan Robot Anjing Bersenjata untuk Berbagai Misi

Rabu, 03 Juni 2026 - 09:29 WIB
loading...
Taiwan Luncurkan Robot...
Institut Sains dan Teknologi Nasional Chung-Shan (NCSIST) mendemonstrasikan robot bersenjata. Foto/rt
A A A
TAIPEI - Satu lembaga di Taiwan memperkenalkan model baru "robot anjing" bersenjata yang dirancang untuk patroli pantai, pengintaian, dan misi militer berisiko tinggi. Robot-robot tersebut dipresentasikan selama acara di Taipei pada hari Selasa (2/6/2026).

Institut Sains dan Teknologi Nasional Chung-Shan (NCSIST) mendemonstrasikan tiga robot berkaki empat bersenjata yang berjalan, berjongkok, dan menavigasi medan yang tidak rata.

Mesin-mesin tersebut dikatakan berbasis pada platform Vision 60 yang dikembangkan perusahaan AS Ghost Robotics.

Model-model tersebut mencakup varian pengintaian, tempur, dan yang dilengkapi LiDAR, dan dapat digunakan untuk patroli, keamanan perimeter, dan pelacakan target dalam segala kondisi cuaca. Robot-robot tersebut memiliki berat sekitar 52 kg dan kecepatan maksimum 2,5 meter per detik.

Jen Kuo-Kuang, wakil direktur Divisi Penelitian Rudal dan Roket NCSIST, mengatakan institut tersebut telah melakukan kontak awal dengan militer Taiwan, yang menurutnya melihat kebutuhan mendesak akan robot tersebut dalam pengawasan pantai, patroli maritim, dan keamanan perimeter pangkalan.

Taipei baru-baru ini menyetujui alokasi anggaran pertahanan khusus sekitar USD280 juta untuk pembelian senjata AS di tengah ketegangan yang terus-menerus dengan Beijing.

China menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayah kedaulatannya – posisi yang dianut oleh sebagian besar negara, termasuk Rusia.

Presiden China Xi Jinping telah berulang kali memperingatkan meskipun Beijing berupaya untuk bersatu kembali secara damai dengan Taiwan, mereka tidak akan mengesampingkan penggunaan kekuatan untuk merebut kembali pulau itu jika diprovokasi.

Otoritas China telah berulang kali mengecam hubungan Taipei dengan Washington dan penjualan senjata AS yang berkelanjutan serta kerja sama militer dengan pulau yang berpemerintahan sendiri itu. Beijing menggambarkannya sebagai campur tangan dalam urusan internal China.

Presiden AS Donald Trump baru-baru ini menggambarkan pengiriman senjata ke Taiwan sebagai "alat tawar-menawar yang sangat baik" dengan China, sambil juga mengatakan ia mendukung pemeliharaan status quo di Selat Taiwan.

Baca juga: IRGC Izinkan 24 Kapal Melewati Selat Hormuz
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Presiden FIFA Dicecar...
Presiden FIFA Dicecar Jurnalis soal Kekacauan Piala Dunia 2026, Jawaban Infantino Terkesan Meremehkan
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Tragis! 3 Anak Meninggal...
Tragis! 3 Anak Meninggal Dunia akibat Suhu Panas Ekstrem di Paris
Rekomendasi
5 Drama Korea yang Wajib...
5 Drama Korea yang Wajib Ditonton jika Kamu Suka
Sejarah! Kongo Tundukkan...
Sejarah! Kongo Tundukkan Uzbekistan Lewat Laga Dramatis dan Tantang Inggris di 32 Besar
Mengintip Kunci Sukses...
Mengintip Kunci Sukses Anas Fikry dan Risky Adelia Regina Putri: Padukan Kehangatan Keluarga dan Aksi Sosial
Berita Terkini
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Infografis
Prabowo akan Luncurkan...
Prabowo akan Luncurkan BLT untuk Guru Honorer pada 2 Mei
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved