AS Ungkap Pemimpin Tertinggi Iran Masih Hidup, Makin Terlibat Melalui Perantara

Rabu, 03 Juni 2026 - 06:58 WIB
loading...
AS Ungkap Pemimpin Tertinggi...
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio. Foto/anadolu
A A A
WASHINGTON - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio mengatakan Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei masih hidup dan "semakin terlibat pada tingkat tertentu". Pernyataan itu muncul meskipun Mojtaba belum terlihat di depan umum setelah terluka di awal perang.

“Kami belum melihatnya di depan umum, dan saya membayangkan, mengingat apa yang telah terjadi pada beberapa pemimpin dalam sistem itu, tampil di depan umum mungkin bukan sesuatu yang direkomendasikan untuk mereka secara internal, tetapi meskipun demikian, saya pikir ada indikasi di luar sana bahwa ia semakin terlibat pada tingkat tertentu, meskipun semua komunikasinya telah dilakukan secara tertulis dan melalui perantara,” kata Rubio kepada anggota parlemen selama sidang di Komite Hubungan Luar Negeri Senat.

Ia mengatakan proses pengambilan keputusan internal Iran tampaknya sangat terpusat, dengan mengatakan pesan dari para negosiator biasanya diteruskan kembali ke dewan pemerintahan untuk persetujuan sebelum tanggapan apa pun dikeluarkan.

“Menurut pemahaman kami tentang sistem ini, dan sebagaimana telah disampaikan kepada kami baik oleh para perantara maupun langsung oleh Iran, apa pun yang dibawa atau diambil oleh (Abbas) Araghchi dan (Mohammad Bagher) Ghalibaf dari kami, mereka kemudian harus kembali ke dewan ini dan pada akhirnya mendapatkan arahan dari mereka, dan proses itu seringkali membutuhkan waktu tiga hingga lima hari untuk mendapatkan tanggapan,” tambahnya.

Meskipun Rubio dan Presiden AS Donald Trump bersikeras pembicaraan dengan Iran terus berlanjut, media Iran melaporkan pada hari Selasa bahwa pertukaran pesan antara kedua negara telah terhenti setidaknya selama beberapa hari terakhir.

Komentar Rubio muncul ketika Washington dan Teheran terus berupaya mengubah gencatan senjata yang rapuh menjadi kesepakatan yang lebih luas setelah berbulan-bulan konflik yang dimulai pada 28 Februari dengan serangan AS-Israel terhadap Iran.

Otoritas Iran mengatakan lebih dari 3.000 orang telah tewas sejak awal perang, sementara setidaknya 13 anggota militer AS telah tewas dalam serangan balasan Iran.

Teheran membalas dengan serangan yang menargetkan Israel dan sekutu AS di Teluk, bersamaan dengan penutupan Selat Hormuz.

Gencatan senjata mulai berlaku pada 8 April melalui mediasi Pakistan, tetapi pembicaraan selanjutnya di Islamabad gagal menghasilkan kesepakatan yang langgeng. Namun, upaya untuk mencari solusi terus berlanjut sejak saat itu.

Baca juga: IRGC Izinkan 24 Kapal Melewati Selat Hormuz
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Profil Elijah Just,...
Profil Elijah Just, Bintang Selandia Baru yang Curi Panggung Piala Dunia 2026
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
Tragis! Pesawat Bawa...
Tragis! Pesawat Bawa Penerjun Payung Jatuh, 12 Orang Tewas
Rekomendasi
Indonesia Tunjukkan...
Indonesia Tunjukkan Kerukunan Antaragama ke Presiden Jerman di Istiqlal dan Katedral
Beri Layanan Kesehatan...
Beri Layanan Kesehatan Korban Banjir Aceh, USK Inisiasi Program Pengabdian Masyarakat
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Berita Terkini
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved