Trump Damprat Netanyahu: 'Kau Benar-benar Gila, Kau Sudah Dipenjara Kalau Bukan karena Aku'
Selasa, 02 Juni 2026 - 09:11 WIB
loading...
A
A
A
Pemimpin AS itu menambahkan, "Saya juga berbicara dengan perwakilan para Pemimpin Hizbullah, dan mereka setuju untuk berhenti menembak Israel dan tentaranya. Demikian pula, Israel setuju untuk berhenti menembak mereka. Mari kita lihat berapa lama itu akan bertahan—Semoga itu akan berlangsung SELAMANYA!"
Kemudian, Netanyahu mengonfirmasi percakapan tersebut tetapi menganggapnya bukan sebagai pengekangan, melainkan lebih sebagai peringatan, dengan mengatakan dirinya memberi tahu Trump bahwa Israel akan menyerang target di Beirut, Ibu Kota Lebanon, jika serangan Hizbullah tidak berhenti. "Militer Israel akan terus beroperasi sesuai rencana di Lebanon selatan," katanya.
Tidak ada tanggapan langsung dari Hizbullah.
Kedua pihak telah berada di bawah gencatan senjata sejak pertengahan April, tetapi Hizbullah melanjutkan serangan setelah serangan Israel di Lebanon yang oleh Israel digambarkan sebagai pembelaan diri.
Pertempuran ini juga menjadi hambatan utama dalam kesepakatan yang sedang dirancang untuk memperpanjang gencatan senjata dalam perang Iran. Teheran menginginkan kesepakatan apa pun untuk mencakup Lebanon.
Otoritas Lebanon memperoleh persetujuan Hizbullah atas proposal Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio bahwa Israel tidak akan menyerang pinggiran selatan Beirut, dan Hizbullah tidak akan menyerang Israel utara, menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh Kedutaan Besar Lebanon untuk AS.
Kemudian, Netanyahu mengonfirmasi percakapan tersebut tetapi menganggapnya bukan sebagai pengekangan, melainkan lebih sebagai peringatan, dengan mengatakan dirinya memberi tahu Trump bahwa Israel akan menyerang target di Beirut, Ibu Kota Lebanon, jika serangan Hizbullah tidak berhenti. "Militer Israel akan terus beroperasi sesuai rencana di Lebanon selatan," katanya.
Tidak ada tanggapan langsung dari Hizbullah.
Kedua pihak telah berada di bawah gencatan senjata sejak pertengahan April, tetapi Hizbullah melanjutkan serangan setelah serangan Israel di Lebanon yang oleh Israel digambarkan sebagai pembelaan diri.
Pertempuran ini juga menjadi hambatan utama dalam kesepakatan yang sedang dirancang untuk memperpanjang gencatan senjata dalam perang Iran. Teheran menginginkan kesepakatan apa pun untuk mencakup Lebanon.
Otoritas Lebanon memperoleh persetujuan Hizbullah atas proposal Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio bahwa Israel tidak akan menyerang pinggiran selatan Beirut, dan Hizbullah tidak akan menyerang Israel utara, menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh Kedutaan Besar Lebanon untuk AS.
(mas)
Lihat Juga :