Marah, Iran Stop Negosiasi dengan AS dan Ancam Blokir Total Selat Hormuz

Selasa, 02 Juni 2026 - 07:02 WIB
loading...
A A A
Harga barel minyak mentah Brent dan WTI, meskipun masih sangat tinggi dari tingkat sebelum perang, telah turun dalam persentase dua digit dalam beberapa minggu terakhir karena investor menjadi optimistis tentang prospek kesepakatan yang akan sepenuhnya membuka kembali selat tersebut. Tetapi sebagian dari optimisme itu tampaknya telah menguap setelah perkembangan pada hari Senin.

Lalu lintas kapal melalui selat tersebut tetap terhambat, seperti yang terjadi sejak awal perang, karena ancaman Iran dan blokade balasan AS. Meskipun sejumlah kecil kapal telah mampu melintasi jalur air tersebut, lalu lintas tetap jauh lebih sedikit di bawah level sebelum perang, ketika lebih dari 100 kapal akan melewati selat setiap hari.

Upaya Iran untuk mengendalikan selat tersebut telah menimbulkan kekhawatiran bahwa Teheran dapat memberlakukan sistem pungutan tol pada kapal-kapal yang lewat.

Trump, dalam unggahan Truth Social pada Senin pagi, menegaskan bahwa Iran benar-benar ingin membuat kesepakatan, sambil menegur para kritikus AS yang terus berbicara negatif tentang penanganannya terhadap perang.

"Duduk santai saja, semuanya akan berjalan baik pada akhirnya—Selalu begitu!" tulis Trump.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Bertambah Jadi 4.118 Orang, 16.740 Terluka
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Teheran Klaim Tutup Selat Hormuz dan Hantam Pangkalan Militer AS
Rekomendasi
Rawat Toleransi, Rampeani...
Rawat Toleransi, Rampeani Rachman Perindo Realisasikan Aspirasi Jemaat Gereja di Mimika
DPR Targetkan RUU Perampasan...
DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung Dibahas dan Disahkan Tahun Ini
Bulog Serap 3,4 Juta...
Bulog Serap 3,4 Juta Ton Beras Petani, Setara 85% dari Target Nasional
Berita Terkini
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved