Marah, Iran Stop Negosiasi dengan AS dan Ancam Blokir Total Selat Hormuz
Selasa, 02 Juni 2026 - 07:02 WIB
loading...
A
A
A
Pakistan telah menjadi mediator utama dalam pembicaraan antara Washington dan Teheran untuk mengakhiri perang yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel yang dengan cepat menyebar ke seluruh wilayah.
Gencatan senjata telah berlaku sejak 8 April dan telah bertahan meskipun terjadi insiden sesekali, tetapi pembicaraan tentang kesepakatan untuk mengakhiri perang sejauh ini gagal.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dalam sebuah unggahan di X mengatakan: "Gencatan senjata antara Iran dan AS secara tegas merupakan gencatan senjata di semua front, termasuk di Lebanon."
“Pelanggaran di satu front merupakan pelanggaran gencatan senjata di semua front. AS dan Israel bertanggung jawab atas konsekuensi dari setiap pelanggaran,” tulis Araghchi.
Gedung Putih tidak segera menanggapi komentar mengenai laporan media Iran. Komando Pusat AS atau CENTCOM menolak berkomentar.
Janji Iran untuk memblokir sepenuhnya Selat Hormuz menunjukkan bahwa ekspor minyak dari Teluk Persia kemungkinan tidak akan meningkat dalam waktu dekat.
Ekspor melalui selat tersebut telah anjlok dari tingkat sebelum perang karena blokade Iran. Sekitar seperlima pasokan minyak dunia melewati Hormuz sebelum AS dan Israel pertama kali menyerang Iran pada 28 Februari.
Gencatan senjata telah berlaku sejak 8 April dan telah bertahan meskipun terjadi insiden sesekali, tetapi pembicaraan tentang kesepakatan untuk mengakhiri perang sejauh ini gagal.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dalam sebuah unggahan di X mengatakan: "Gencatan senjata antara Iran dan AS secara tegas merupakan gencatan senjata di semua front, termasuk di Lebanon."
“Pelanggaran di satu front merupakan pelanggaran gencatan senjata di semua front. AS dan Israel bertanggung jawab atas konsekuensi dari setiap pelanggaran,” tulis Araghchi.
Gedung Putih tidak segera menanggapi komentar mengenai laporan media Iran. Komando Pusat AS atau CENTCOM menolak berkomentar.
Janji Iran untuk memblokir sepenuhnya Selat Hormuz menunjukkan bahwa ekspor minyak dari Teluk Persia kemungkinan tidak akan meningkat dalam waktu dekat.
Ekspor melalui selat tersebut telah anjlok dari tingkat sebelum perang karena blokade Iran. Sekitar seperlima pasokan minyak dunia melewati Hormuz sebelum AS dan Israel pertama kali menyerang Iran pada 28 Februari.
Lihat Juga :