Kapal Tanker Rusia Dibajak Prancis, Ini Respons Keras dari Kremlin
Senin, 01 Juni 2026 - 21:35 WIB
loading...
A
A
A
Bulan lalu, sebuah kapal tanker LNG yang tiba di pelabuhan Baltik Rusia, Ust-Luga, dari Antwerp ditemukan telah dipasangi ranjau tempel. Moskow mengatakan penemuan itu telah mencegah apa yang digambarkan sebagai upaya Ukraina untuk memicu ledakan besar di dekat terminal ekspor pelabuhan.
Menurut data pelacakan maritim publik, Tagor berlayar di bawah bendera Madagaskar dan sebelumnya telah mengunjungi terminal minyak di dekat pelabuhan Murmansk di Rusia utara. Kapal tersebut berhenti mengirimkan data transponder lebih dari seminggu yang lalu saat berlayar di lepas pantai Norwegia. Macron tidak mengungkapkan peran apa yang dimainkan Inggris dalam penangkapan Tagor.
Prancis melakukan operasi serupa pada bulan Maret, ketika angkatan lautnya mencegat Deyna, sebuah kapal tanker minyak yang menurut Paris merupakan bagian dari 'armada bayangan Rusia,' saat berlayar di Mediterania setelah berangkat dari Murmansk. Kapal tersebut dibebaskan pada pertengahan April setelah pemiliknya membayar denda kepada otoritas Prancis atas ketidakberesan dokumen.
Inggris termasuk di antara pendukung paling vokal untuk meningkatkan pencegatan terhadap kapal-kapal yang mengangkut minyak Rusia, sambil menghindari tindakan langsung sendiri. Pada bulan Maret, Downing Street mengklaim bahwa tinjauan hukum telah mengizinkan pasukan Inggris untuk menaiki kapal-kapal tersebut.
Menurut data pelacakan maritim publik, Tagor berlayar di bawah bendera Madagaskar dan sebelumnya telah mengunjungi terminal minyak di dekat pelabuhan Murmansk di Rusia utara. Kapal tersebut berhenti mengirimkan data transponder lebih dari seminggu yang lalu saat berlayar di lepas pantai Norwegia. Macron tidak mengungkapkan peran apa yang dimainkan Inggris dalam penangkapan Tagor.
Prancis melakukan operasi serupa pada bulan Maret, ketika angkatan lautnya mencegat Deyna, sebuah kapal tanker minyak yang menurut Paris merupakan bagian dari 'armada bayangan Rusia,' saat berlayar di Mediterania setelah berangkat dari Murmansk. Kapal tersebut dibebaskan pada pertengahan April setelah pemiliknya membayar denda kepada otoritas Prancis atas ketidakberesan dokumen.
Inggris termasuk di antara pendukung paling vokal untuk meningkatkan pencegatan terhadap kapal-kapal yang mengangkut minyak Rusia, sambil menghindari tindakan langsung sendiri. Pada bulan Maret, Downing Street mengklaim bahwa tinjauan hukum telah mengizinkan pasukan Inggris untuk menaiki kapal-kapal tersebut.
(ahm)
Lihat Juga :