Ini Bukti Baru Kegagalan Invasi AS! Fasilitas Rudal Bawah Tanah Iran Dibuka Kembali

Senin, 01 Juni 2026 - 04:40 WIB
loading...
A A A
Untuk membuka kembali pangkalan-pangkalan tersebut, Iran telah menggunakan berbagai peralatan konstruksi dan penggalian tanah. Dalam citra satelit, terlihat alat berat pengangkut puing-puing menyekop reruntuhan sementara truk pengangkut mengisi kawah dengan tanah.

Di sebuah pangkalan, di luar Isfahan, AS dan Israel melakukan banyak serangan untuk memblokir empat pintu masuk terowongan selama perang. Setidaknya 18 kawah terlihat di dua pintu masuk, menunjukkan betapa banyak amunisi yang digunakan untuk memblokir terowongan tersebut.

Pada awal Mei, citra satelit menunjukkan sebuah truk pengangkut digunakan untuk mengisi kawah. Dua pintu masuk lainnya, yang juga diblokir oleh kawah dan puing-puing, telah dibuka, dan jalan menuju ke sana, yang sebelumnya hancur akibat pemboman, telah diaspal ulang.

Di sebuah pangkalan di luar Khomeyn pada pertengahan April, sebuah citra menunjukkan setidaknya 10 kendaraan konstruksi terlibat dalam upaya untuk membuka kembali satu pintu masuk.

Saat Iran memulihkan rudalnya, dan mengembalikan fungsi pangkalan rudalnya, para analis khawatir bahwa ancaman berkelanjutan yang ditimbulkan oleh persenjataan ini diremehkan, terutama mengingat menipisnya pasokan pencegat rudal AS.

Serangan terhadap pabrik rudal Iran juga mungkin tidak mencegah Teheran untuk membangun kembali kemampuan produksi rudalnya selama yang diinginkan AS dan Israel. Selama Perang Dua Belas Hari, beberapa pabrik yang sama juga diserang. Meskipun serangan baru-baru ini jauh lebih luas, citra satelit menunjukkan Iran telah membangun kembali beberapa fasilitas yang menjadi sasaran Juni lalu.

4. Iran Mampu Membangun Kembali Kemampuan Militernya

Penilaian intelijen AS menunjukkan bahwa Iran telah membangun kembali kemampuan militer utamanya, termasuk memulai kembali produksi drone dan mengganti peluncur rudal serta kapasitas produksinya.

“Iran telah melampaui semua tenggat waktu yang ditetapkan (komunitas intelijen) untuk pemulihan,” kata seorang pejabat AS kepada CNN.

Bagi Kadyshev, perbedaan teknologi tersebut menunjukkan kesulitan dalam mengejar opsi militer terhadap Iran.

“Anda harus menggunakan senjata yang sangat canggih dan sangat mahal untuk melakukan kerusakan semacam ini, dan pemulihannya sangat sederhana – hanya menggunakan buldoser.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
FIFA vs Iran-Mesir,...
FIFA vs Iran-Mesir, Ribut Soal Simbol Pelangi
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Harga Minyak Dunia Turun...
Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran
Rekomendasi
Jaksa KPK Limpahkan...
Jaksa KPK Limpahkan Berkas Perkara Mantan Ketua PN Depok ke Pengadilan Bandung
Pengurus PPP Laporkan...
Pengurus PPP Laporkan Toni, Badri, dan Saiful Hakim ke Polda Metro Atas Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Berita Terkini
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved