Pakar Sebut Dewan Perdamaian Hanyalah Fiksi, Israel Terus Serang Gaza dan Lebanon
Jum'at, 29 Mei 2026 - 15:22 WIB
loading...
A
A
A
Meskipun Lebanon dan Israel baru-baru ini sepakat memperpanjang "gencatan senjata" yang pertama kali disepakati pada pertengahan April, serangan Israel justru meningkat dengan militer Israel mendorong pasukannya lebih dalam ke negara itu dan memerintahkan semua penduduk Lebanon selatan untuk mengungsi ke utara.
An-Nahar, surat kabar harian berbahasa Arab terkemuka di Lebanon, mengatakan "tidak mudah" untuk memprediksi "apa yang mungkin dihasilkan dari negosiasi militer langsung Lebanon-Israel, yang disponsori Amerika Serikat, hari ini di Pentagon".
Dalam unggahan di media sosial, Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam mengatakan "tidak ada yang dapat membenarkan" serangan Israel yang terus berlanjut di Lebanon selatan, yang "hanya memperkuat tekad kami akan perlunya gencatan senjata segera, berupaya menuju penarikan penuh Israel dari tanah kami, dan memperluas otoritas Negara atas seluruh wilayahnya."
Baca juga: Pemimpin Tertinggi Iran Peringatkan Upaya AS Tabur Perpecahan, Negara-negara Teluk Kecam Teheran
An-Nahar, surat kabar harian berbahasa Arab terkemuka di Lebanon, mengatakan "tidak mudah" untuk memprediksi "apa yang mungkin dihasilkan dari negosiasi militer langsung Lebanon-Israel, yang disponsori Amerika Serikat, hari ini di Pentagon".
Dalam unggahan di media sosial, Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam mengatakan "tidak ada yang dapat membenarkan" serangan Israel yang terus berlanjut di Lebanon selatan, yang "hanya memperkuat tekad kami akan perlunya gencatan senjata segera, berupaya menuju penarikan penuh Israel dari tanah kami, dan memperluas otoritas Negara atas seluruh wilayahnya."
Baca juga: Pemimpin Tertinggi Iran Peringatkan Upaya AS Tabur Perpecahan, Negara-negara Teluk Kecam Teheran
(sya)
Lihat Juga :