Iran Klaim Tembak Jatuh Pesawat Nirawak AS dan Tembaki 4 Kapal di Selat Hormuz
Jum'at, 29 Mei 2026 - 07:11 WIB
loading...
A
A
A
Komando Pusat AS (CENTCOM) juga mengonfirmasi bahwa Iran telah meluncurkan rudal balistik ke arah Kuwait yang berhasil dicegat oleh pasukan Kuwait.
"Pada pukul 22.17 ET tanggal 27 Mei, Iran meluncurkan rudal balistik ke arah Kuwait yang berhasil dicegat oleh pasukan Kuwait. Pelanggaran gencatan senjata yang mengerikan ini oleh rezim Iran terjadi beberapa jam setelah pasukan Iran meluncurkan lima drone serang satu arah yang menimbulkan ancaman nyata di dan dekat Selat Hormuz," tulis CENTCOM di X.
Sementara itu, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei, dalam pesan tertulis yang dibacakan di televisi pemerintah, mengatakan bahwa Amerika Serikat dan Israel berupaya untuk membuat Republik Islam Iran "bertekuk lutut" dan mendesak rakyat Iran untuk bersatu.
"Rencana buta musuh, setelah perang yang dipaksakan, tekanan ekonomi, dan pengepungan politik dan propaganda, adalah untuk menciptakan perpecahan dan disintegrasi guna mengimbangi kekalahan militer dan membuat bangsa ini bertekuk lutut," kata Mojtaba.
Dia mengatakan bahwa setiap orang yang "berbakti" kepada Iran harus berupaya untuk menjaga persatuan bangsa.
"Pada pukul 22.17 ET tanggal 27 Mei, Iran meluncurkan rudal balistik ke arah Kuwait yang berhasil dicegat oleh pasukan Kuwait. Pelanggaran gencatan senjata yang mengerikan ini oleh rezim Iran terjadi beberapa jam setelah pasukan Iran meluncurkan lima drone serang satu arah yang menimbulkan ancaman nyata di dan dekat Selat Hormuz," tulis CENTCOM di X.
Sementara itu, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei, dalam pesan tertulis yang dibacakan di televisi pemerintah, mengatakan bahwa Amerika Serikat dan Israel berupaya untuk membuat Republik Islam Iran "bertekuk lutut" dan mendesak rakyat Iran untuk bersatu.
"Rencana buta musuh, setelah perang yang dipaksakan, tekanan ekonomi, dan pengepungan politik dan propaganda, adalah untuk menciptakan perpecahan dan disintegrasi guna mengimbangi kekalahan militer dan membuat bangsa ini bertekuk lutut," kata Mojtaba.
Dia mengatakan bahwa setiap orang yang "berbakti" kepada Iran harus berupaya untuk menjaga persatuan bangsa.
Lihat Juga :