Daftar 11 Pemimpin ASEAN yang Paling Sering Bepergian ke Luar Negeri, Prabowo Nomor Satu

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:15 WIB
loading...
A A A
Mengapa Singapura sangat aktif? Karena ekonomi Singapura sangat bergantung pada perdagangan global, investasi asing, jalur logistik, dan stabilitas geopolitik.

Akibatnya, diplomasi internasional menjadi “mesin ekonomi” Singapura.

4. Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr

•Tahun 2025: sekitar 12–15 lawatan
•Januari–Mei 2026: sekitar 4–5 lawatan
•Total periode 2025–Mei 2026: sekitar 16–20 perjalanan

Marcos Jr sangat aktif terutama dalam kerja sama militer, keamanan Indo-Pasifik, hubungan dengan AS dan Jepang, serta isu Laut China Selatan.

Filipina kini menjadi salah satu mitra pertahanan utama Washington di Asia Tenggara.

5. PM Thailand Paetongtarn Shinawatra

•Tahun 2025: sekitar 10–12 lawatan
•Januari–Mei 2026: sekitar 3–4 lawatan
•Total periode 2025–Mei 2026: sekitar 13–16 perjalanan

Thailand masih relatif lebih fokus pada stabilitas politik domestik dan pemulihan ekonomi. Namun Bangkok tetap aktif menjaga hubungan dengan China, Jepang, AS, dan ASEAN.

6. Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah

•Tahun 2025: sekitar 6–8 lawatan
•Januari–Mei 2026: sekitar 2–3 lawatan
•Total 2025–Mei 2026: sekitar 8–11 perjalanan

Berbeda dari pemimpin ASEAN lain, Sultan Hassanal Bolkiah cenderung menjalankan diplomasi yang lebih terbatas dan eksklusif.

Lawatan utamanya biasanya meliputi KTT ASEAN, kunjungan kerajaan, hubungan bilateral dengan Malaysia dan Singapura, serta forum energi dan Islam internasional.

Salah satu lawatan penting terjadi saat Sultan Hassanal Bolkiah melakukan kunjungan resmi ke Malaysia pada Agustus 2025.

Mengapa tidak terlalu sering bepergian? Beberapa faktornya: usia sultan yang kini mendekati 80 tahun, ukuran negara yang kecil, serta tradisi diplomasi Brunei yang lebih tenang dan tertutup.

Brunei juga sangat stabil secara ekonomi karena sektor minyak dan gas, sehingga tidak perlu “agresif” mencari investasi seperti Indonesia atau Malaysia.

7. Presiden Vietnam To Lam

•Tahun 2025: sekitar 14–18 lawatan
•Januari–Mei 2026: sekitar 5–6 lawatan
•Total 2025–Mei 2026: sekitar 19–24 perjalanan

Pemimpin Vietnam termasuk yang cukup aktif di panggung internasional, tetapi gaya diplomatik Hanoi jauh lebih hati-hati dibanding negara-negara ASEAN lainnya.

Presiden To Lam aktif menghadiri forum keamanan, memperkuat hubungan dengan AS dan China, serta menjaga keseimbangan geopolitik Vietnam.

Reuters melaporkan To Lam melakukan rangkaian lawatan ke Filipina, Thailand, dan Singapura pada Mei 2026.

8. Presiden Laos Thongloun Sisoulith

•Tahun 2025: sekitar 10–13 lawatan
•Januari–Mei 2026: sekitar 4–5 lawatan
•Total 2025–Mei 2026: sekitar 14–18 perjalanan

Untuk ukuran Laos, aktivitas internasional Presiden Thongloun sebenarnya cukup tinggi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
KKB Papua Tembak Mati...
KKB Papua Tembak Mati Pilot Nicholas F Goselin lalu Salahkan AS dan Indonesia, Amerika Bungkam
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
S&P Dow Jones Ancam...
S&P Dow Jones Ancam Turunkan Status Pasar Saham Indonesia, BEI Buka Suara
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Hampir Tembus 3.000 Jiwa, Belasan Ribu Luka-luka
Izin Ekspor Minyak Dicabut...
Izin Ekspor Minyak Dicabut AS, Iran Siapkan Pembalasan
Rekomendasi
Gugurkan Tren Penguatan,...
Gugurkan Tren Penguatan, IHSG Merosot 1,89% ke 5.873 Sore Ini
Komisi Ojol 8% Berlaku,...
Komisi Ojol 8% Berlaku, Menteri UMKM Klaim Mayoritas Pengemudi Diuntungkan
DeepSeek Siap Kembangkan...
DeepSeek Siap Kembangkan Chip AI Sendiri, Ini Bocorannya
Berita Terkini
Iran dan AS Saling Serang,...
Iran dan AS Saling Serang, Trump: Gencatan Senjata Berakhir
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
Timur Tengah Kembali...
Timur Tengah Kembali Membara! Serangan Drone Iran Menarget Militer AS
AS dan Iran Saling Serang,...
AS dan Iran Saling Serang, Jutaan Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei di Irak
Infografis
Prabowo ke Luar Negeri,...
Prabowo ke Luar Negeri, Indonesia Dipimpin Gibran selama Dua Minggu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved